Connect with us

Pemerintahan

Kedua Calon Wakil Bupati Malang Paparkan Visi Misi

Diterbitkan

||

Penyampaian visi dan misi calon Wakil Bupati Malang dihadapan Bupati Malang. (Sur)
Penyampaian visi dan misi calon Wakil Bupati Malang dihadapan Bupati Malang. (Sur)
Memontum Malang – Kedua Calon Wakil Bupati Malang, masing-masing Mohamad Sudarman, seorang Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara dan Abdul Rosyid Assadullah, kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem menyampaikan visi dan misi di Ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Selasa (8/10/2019) siang.

Abdul Rosyid Assadullah, yang juga Direktur BUMDes Sumbersira, Gondanglegi mendapatkan kesempatan pertama untuk menyampaikan visi dan misi, berlanjut Mohamad Sudarman.


Penyampaian visi misi kedua Cawabub Malang ini,selain disaksikan langsung oleh Bupati Malang HM Sanusi juga jajaran anggota DPRD Kabupaten Malang dan jajaran Forkopimda Kabupaten Malang.

Seusai paparan visi dan misi dari kedua calon tersebut, Bupati Malang, HM Sanusi menilai, kedua sosok yang diajukan ke DPRD Kabupaten Malang itu memiliki kapasitas yang mumpuni, guna mendampinya menjalankan roda pemerintahan.

“Saya tadi sudah mendengarkan dengan seksama. Kedua Calon Wakil Bupati Malang ini bagus,” ungkapnya, saat ditemui awak media usai mendengarkan pemaparan penyampaian visi dan misi Calon Wakil Bupati Malang, di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Malang.

Menurut Sanusi, dia menaruh sepenuhnya keputusan kepada DPRD Kabupaten Malang sebagai instansi yang berwenang untuk memilih siapa calon yang ideal untuk duduk menjadi Wakil Bupati Malang.

“Diikuti aja. Semuanya bagus karena sudah menyampaikan visi misinya ke dewan saya tinggal menerima saja,” jelasnya

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Ir H Kholiq menerangkan, setelah mendengarkan visi dan misi kedua calon, tahapan selanjutnya adalah penetapan Calon Wakil Bupati Malang yang akan mendampingi Bupati Malang Sanusi. Penetapan tersebut dijadwalkan akan dilakukan pada Rabu (9/10/2019) besok(hari ini).

“Pemungutan suara dengan cara voting untuk menentukan nama yang akan disodorkan pada Pemprov Jatim akan dijadwalkan besok pagi. Akan diikuti 50 anggota DPRD dan dihadiri oleh perwakilan dari partai politik (parpol) serta organisasi masyarakat (ormas). Setelah dilakukan perhitungan suara, maka akan langsung ditetapkan sebagai wakil bupati sambil menanti pelantikan oleh gubernur,” tandasnya. (Sur/oso)

Terpopuler