Connect with us

Jempolan

Bhabinkamtibmas Polsek Dampit, Berdinas Nyambi Ngajar di Pondok Pesantren

Diterbitkan

||

Bripka Anton Sugiyanto SH MH saat mendidik pelajar. (ist)
Bripka Anton Sugiyanto SH MH saat mendidik pelajar. (ist)

Memontum Malang – Bripka Anton Sugiyanto SH MH,selain menjalankan tugas rutinnya sebagai Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Dampit Polres Malang, dia juga menjadi guru Tsanawiyah di Pondok Pesantren Nasruddin Dampit.

“Seminggu tiga kali, pagi sebelum berdinas kami mengajar PPKN di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Nasruddin Dampit,” terang Bintara menengah jebolan Pondok Pesantren ‘Ikhya’ Ulumuddin’ Banyuwangi ini Jumat (18/10/2019) siang.

Bripka Anton Sugiyanto SH MH. (sur)

Bripka Anton Sugiyanto SH MH. (sur)

Prestasi yang diraih Anton bukan hanya bidang agama. Tetapi juga dalam menjalankan tugas sebagai korps baju cokelat ini,sosok yang kini tengah menempuh kuliah jenjang S-2 ilmu syariah di Unisma kota Malang ini juga
Sabet juara 1 sebagai Bhabinkamtibmas berprestasi, pelopor dan motivator dalam pencegahan narkoba dikalangan peserta didik serta pendakwah dan Khotib di masjid masjid wilayah kecamatan Dampit.

Penghargaan dari Direktur Binmas Polda Jawa Timur itu diserahkan langsung oleh Wakapolres Malang Kompol Anggun Deddy Sisworo, SIK,MIK, mewakili Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SH, SIK,MSi, bersamaan dengan upacara rutin di lapangan Satya haprabu polres Malang, Kamis (17/10/2019) kemarin.

Sebelumnya, Bripka Anton meriah penghargaan dari Kapolda Jatim pada saat apel Bhabinkamtibmas se-Jawa timur pada tahun 2018, selain itu Bripka Anton juga meraih juara harapan 3 Lomba Bhabinkamtibmas terbaik tingkat Polda Jatim pada tahun 2019.

“Alhamdulilah, selama tiga tahun berturut, mulai tahun 2017, 2018 dan 2019, kami meraih juara 1, juara 2 dan kembali juara 1 sebagai Bhabinkamtibmas terbaik dalam bidang dakwah. Selain itu sebagai wujud kedekatan dengan masyarakat kami pernah diberikan penghargaan oleh luar institusi kami yaitu penghargaan dari PGRI kecamatan dampit sebagai pelopor dan motivator pencegahan narkoba di kalangan pelajar serta dari MWC NU dampit karena sering memberikan ceramah Kamtibmas dimajlis majlis taklim yang berada dibawah naungan Nahdhatul ulama, ” ucap Anton penuh syukur.

Bripka Anton Sugiyanto SH MH terima penghargaan dari Wakapolres Malang, Kompol Anggun Deddy Sisworo, SIK, MIK. (ist)

Bripka Anton Sugiyanto SH MH terima penghargaan dari Wakapolres Malang, Kompol Anggun Deddy Sisworo, SIK, MIK. (ist)

Dengan diraihnya prestasi ini, Anton berharap, apa yang ia lakukan selama ini bisa bermanfaat, khususnya bagi masyarakat.

“Kami ingin membawa nama Polri menjadi lebih baik. Agar stigma Polri dalam pandangan masyarakat lebih baik serta agamis,” pungkas Anton.

Seperti diketahui, bertepatan dengan upacara rutin tanggal 17 itu,Wakapolres Malang Kompol Anggun Deddy Sisworo, SIK, MIK juga menyerahkan penghargaan kepada 6 anggota Sabhara yang telah memberikan dedikasinya dalam rangka membantu pengamanan pemilu di KPU RI dan Bawaslu RI.

Penghargaan berikutnya juga kepada Bripka Sanda Prasetyo Bhabinkamtibmas Karangkates Polsek Sumberpucung yang berprestasi sebagai pembina /bapak asuh para difabel di wilayahnya.

Selain itu, Kapolres Malang juga mengucapkan selamat kepada 6 anggota yang telah melaksanakan tugasnya sebagai pengamanan di Jakarta sehingga kegiatan Pemilu berjalan aman dan kondusif sesuai yang diharapkan.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Malang juga mengucapkan terimaksih kepada warga masyarakat yang telah membantu Keamanan di lingkungan desa Pojok Kecamatan Dampit.

Terlepas penghargaan kepada anggota Polri, juga kepada Sutiaji, warga Desa Pojok Kecamatan Dampit. Mereka sebagai Kaposkamling yang telah bersinergi dengan Polsek Dampit. (sur/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jempolan

Venny Ayu Soraya Ingin Sosialisasikan Perda dan UU

Diterbitkan

||

Venny Ayu Soraya Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Malang. (dok)
Venny Ayu Soraya Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Malang. (dok)

Memontum Malang – Agar bisa menyerap aspirasi, monitoring serta mengetahui langsung permasalahan yg ada di masyarakat, Venny Ayu Soraya, anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Malang ingin mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) dan perundangan yang lain kepada masyarakat.

Anggota dewan Kabupaten Malang termuda lulusan S1 Sekolah Tinggi Sosial Politik (Stisospol) Waskita Dharma Malang ini juga mencontohkan, di Kabupaten Malang juga sudah ada Perda, perundang-undangan yang lain bahkan bantuan hukum bagi masyarakat awam dan kategori tidak mampu.

Tetapi, dalam hal ini masih banyak masyarakat yang justru sama sekali masih buta dengan adanya Perda dan perundang-undangan lainnya.

“Agar masyarakat mengetahui tentang Perda dan perundang-undangan yang lain, kedepan saya ingin ada sosialisasi untuk masyarakat,” ujar putri Mat Salim, Kepala Desa Sumbersuko Dampit ini Minggu (6/10/2019) siang.

Dia juga berharap, sebagai anggota komisi 1 yang membidangi pemerintahan dan hukum ini tidak hanya bisa menghasilkan Perda yang sesuai dengan ideologi kita yakni Pancasila, tetapi juga harus bisa mengimplementasikan perda tersebut di masyarakat, agar Perda yang dibuat ini tidak terlalu membebani masyarakat.

Ketika disinggung terkait penegaan supremasi hukum di Kabupaten Malang saat ini, wanita berjilbab mantan perangkat desa ini menegaskan, supremasi hukum adalah cara melakukan perbaikan dan juga mengkaji ulang produk hukum yang ada, tetapi dengam hukum yang dihasilkan ini dapat memberikan jaminan serta terciptanya keadilan untuk masyarakat. (sur/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler