Connect with us

Politik

Sam HC Calon Bupati Malang, Lewat Jalur Independen

Diterbitkan

||

Sam HC Cabup Malang Jalur Independen. (sur)
Sam HC Cabup Malang Jalur Independen. (sur)

Memontum Malang – Heri Cahyono atau akrab disapa Sam HC memantapkan langkah maju mencalonkan diri sebagai Bupati Malang lewat jalur perseorangan atau independen periode 2020-2025 mendatang. Hal disampaikan Sam HC dalam pra konvensi Jumat (8/11/2019) lalu.

Bersama organisasi Malang Jejeg yang digagasnya, Sam HC ingin membawa perubahan di Kabupaten Malang. Dia menilai ada sejumlah persoalan yang harus dibenahi di Kabupaten Malang.

“Jika melihat dari tantangan dan juga hambatan yang terjadi di Kabupaten Malang, segala problematika, murni karena kesalahan kita termasuk saya karena kurang memperhatikan Kabupaten Malang. Kabupaten dengan sejuta keunggulan di 33 kecamatan memiliki ciri khas dan keunggulan masing-masing, baik dari SDA dan juga SDM,” ucap Sam HC.

Ditegaskan, Kabupaten Malang saat ini ibarat tertimbun debu yang menutupi segala potensi yang dimilikinya.

“Segala hal buruk tersebut terjadi akibat lalainya sang kepala daerah mementingkan kelompoknya dan kepentingannya sendiri. Terbukti dengan terjadinya korupsi yang mengakibatkan semakin tercorengnya muka Kabupaten Malang di hadapan daerah-daerah lainnya,” ungkapnya.

Juga dinyatakan Sam HC, dirinya dan Malang Jejeg telah bergerak hingga pelosok desa di Kabupaten Malang untuk melengkapi persyaratan administratif sebanyak 200.000 KTP. Itu menjadi salah satu syarat agar lolos lewat jalur perseorangan.

“Dalam waktu dekat, kami berniat membuat konvensi untuk menjaring calon wakil bupati, pasangan saya melalui jalur perseorangan. Konvensi ini diselenggarakan karena banyaknya masukkan dari masyarakat dan tokoh-tokoh di bidangnya untuk terlibat di Malang Jejeg pada setiap prosesnya,”pungkasnya. (sur/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Hadapi Pilkada 2020, Golkar Sudah Mulai Petakan Kekuatan Politik

Diterbitkan

||

Kusmantoro Widodo Wakil Ketua DPD Golkar. (Sur)
Kusmantoro Widodo Wakil Ketua DPD Golkar. (Sur)

Memontum Malang – DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, sudah mulai gerilya mencari dukungan untuk menghadapi Pilkada 2020 nanti. Partai berlambang pohon beringin ini, bahkan sudah melakukan survei untuk memetakan kekuatan politik. Golkar memastikan akan maju dengan mengusung pasangan calon sendiri.

“Sekarang ini, teman-teman pengurus di internal Partai Golkar, sudah mulai melakukan survei. Ini untuk memetakan sekaligus mengetahui kekuatan politik di Kabupaten Malang,” terang Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo beberapa waktu lalu.

Selain pengurus internal partai, menurut Kusmantoro, jajaran pengurus serta pendukung di lingkaran Siadi (Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, red) juga sudah bergerak. Mereka sudah turun ke dusun, desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Malang.

“Semua pengurus dan kader sudah mulai turun ke semua wilayah. Karena Partai Golkar memastikan untuk maju sendiri,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini mengatakan, bahwa pengurus dan kader Partai Golkar mempercayakan kepada Siadi, untuk maju dalam Pilkada 2020. Sosok Siadi, dinilai sangat cocok memimpin Kabupaten Malang.

Selain karena senioritas di DPD Partai Golkar dengan menjabat sebagai ketua, Siadi juga memiliki potensi sebagai kontestan dalam Pilkada nanti.

“Pak Siadi ini memiliki pengalaman yang cukup banyak. Sehingga kami percaya bahwa dia bisa membawa Kabupaten Malang lebih baik ke depannya,” tuturnya.

Disinggung soal kejutan Desember yang sebelumnya disampaikan oleh Siadi, Kismantoro mengatakan bahwa kejutan itu pasti ada. Hanya saja sekarang masih dalam proses. Selain mencari siapa pendamping yang pas untuk Siadi, juga menunggu rekom dari DPP Partai Golkar.

Kusmantoro mengatakan, bahwa sekarang ini DPD Partai Golkar juga sedang menjalin komunikasi politik dengan Parpol lain. Karena untuk maju sendiri dalam Pilkada 2020, Golkar harus berkoalisi dengan partai lain.

Sebab, dalam Pileg 2019 lalu Golkar hanya mendapat 8 kursi. Untuk bisa maju maka harus berkoalisi, lantaran syarat bisa maju minimal harus 10 kursi.

“Sekarang ini kami juga mengurus rekom dari DPP. Kemungkinan akhir Desember atau awal Januari akan diumumkan siapa calon yang maju Pilkada dari Partai Golkar,” jelasnya.

Terkait informasi bahwa Siadi akan menggandeng Martiyani Setyaningsih alias Tyas Sujud Pribadi, dikatakannya masih dalam penjajakan.

“Selama masih belum ada kontrak politik, kami tidak berani mengumumkan. Karena saat ini kami juga masih menjalin komunikasi dengan Parpol lain,” pungkasnya. (Sur/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Politik

Soal Calon Bupati, PDIP Kabupaten Malang Tunggu Rekom DPP

Diterbitkan

||

Didik Gatot Subroto Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang. (Sur)
Didik Gatot Subroto Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang. (Sur)

Memontum Malang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Malang masih harus bersabar menunggu rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk Pilkada 2020 mendatang.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan, kemungkinan besar rekomendasi dari DPP tersebut baru diketahui bulan depan.

“Belum ada bocoran. Kita juga masih menunggu mungkin bulan Desember. Tetap kita tunggu DPP, kan DPC memang tugasnya hanya melakukan penjaringan,” ujar Didik, Selasa (26/11/2019) siang.

Tambah Didik, saat ini pihaknya juga tengah fokus menyolidkan barisan pengurus dan kader partai. Didik ingin saat Pilkada nanti, mesin partai sudah benar-benar on fire.

“Saat ini kita sedang menyolidkan struktur partai sampai bawah. Kalau PDIP kan, kalau ada perintah, kepada siapapun, ya jalankan,” terangnya.

Disinggung mengenai
kemungkinan dibentuknya koalisi dengan partai lain, pria yang juga menjabat Ketua DPRD Kabupaten Malang ini menerangkan jika hal itu bisa saja terjadi.

“Komunikasi politik itu kan kepada siapa saja. Politik itu kan fleksibel, kalau ada koalisi kan kita tambah kuat,” tukasnya.

Sekedar informasi, ada delapan nama yang diajukan DPC PDIP Kabupaten Malang ke DPP. Diantaranya, Didik Budi Muljono, Wibie Dwi Andriyas, Wahyu Eko Setiawan, dr Umar Usman, Hasan Abadi, Hendik Arso, Djuma’ali dan Dicky Sulaiman. (Sur/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Politik

Hendik Arso Kades Pujiharjo, Bakal Cabup Malang Didukung 170 Kepala Desa

Diterbitkan

||

Hendik Arso Kades Pujiharjo Tirtoyudo. (Sur)
Hendik Arso Kades Pujiharjo Tirtoyudo. (Sur)

Memontum Malang – Hendik Arso, salah satu Calon Bupati Malang untuk periode 2020-2025 mendatang. Hendik yang hingga kini masih menjabat sebagai Kepala Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo ini sudah kembalikan formulir pendaftaran Cabub Malang ke kantor PDI-P di Kepanjen.

“Kami terus berkoordinasi dengan teman-teman, terutama para Kepala Desa.Paling tidak, bagaimana para Kades ke depan nanti dapat diperhitungkan. Karena jika niatan kami tercapai nanti,otomatis kesejahteraan para perangkat dan Kades sepenuhnya kami perhatikan, ” terang Hendik beberapa waktu lalu.

Tambah Hendik, saat ini sudah ada dukungan dari 170 Kepala Desa, mulai dari Kecamatan Ngantang, Pujon dan beberapa Kades di wilayah Kabupaten Malang.

Disinggung mengenai alasan dirinya maju sebagai Calon Bupati Malang,lanjut kader PDI-P ini, karena kurangnya pemerataan pembangunan oleh Bupati Malang waktu itu.

“Waktu itu,siapa yang dekat dengan penguasa, mereka yang dapat fasilitas.Tetapi untuk Bupati yang sekarang (HM.Sanusi Red) betul-betul ingin meratakan pembangunan dengan modal program ssbesar Rp 1,5 miliar untuk setiap desa.Dan itu merupakan dana aspirasi para Kepala Desa, ” ulas Hendik.

Juga dikatakan Hendik, selama ini pihaknya tidak merasa rikuh,selalu baik dengan calon yang lain.

“Saya juga kenal baik dengan semua calon yang lain,termasuk dengan HM Sanusi Bupati Malang sekarang. Misalkan aspirasi saya tidak tersampaikan maju sebagai calon Bupati. Tetapi apa yang saya programkan bersama teman-teman Kades itu bisa sampai di tahun 2020, entah lewat HM Sanusi maupun yang lain, ” beber Hendik. (sur/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler