Connect with us

Komunikasi Sosial

Tingkatkan Kecintaan Terhadap Baginda Rasul, Yayasan Nasrudin Dampit Peringati Maulid Nabi

Diterbitkan

||

Bripka Anton Sugiyanto SH.MH Babinkamtibmas Polsek Dampit Beri Sambutan. (sur)
Bripka Anton Sugiyanto SH.MH Babinkamtibmas Polsek Dampit Beri Sambutan. (sur)

Memontum Malang – Dengan mengusung tema Tingkatkan Kecintaan Terhadap Baginda Rosul, Nabi Muhammad SAW, Yayasan Ponpes Nasrudin Kelurahan Dampit Kecamatan Dampit Kabupaten Malang menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW Senin (11/11/2019) siang.

Bripka Anton Sugiyanto SH MH, Babin Kamtibmas Polsek Dampit menjelaskan, rangkaian acara peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang diikuti seluruh siswa MTS di yayasan setempat ini.

Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W di Yayasan Nasrudin Dampit. (Sur)

Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W di Yayasan Nasrudin Dampit. (Sur)

Pertama, kirim doa untuk para pahlawan, berlanjut pembacaan salawat diba, asrokol, sambutan Kepala Madrasah Hj Qorirotul Aini, Spd.

“Selain Babinkamtibmas Polsek Dampit, kami juga sebagai guru di MTS di yayasan tersebut. Dalam kesempatan ini kami juga memberikan sambutan, ” terang Anton.

Tambah Anton, seusai pembacaan doa juga dilanjutkan dengan pembagian rumpeng. Namun itu diacak, artinya, setiap siswa tidak harus membawa mini tumpeng.

Dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Anton berharap, anak didik kita bisa menauladani Akhlak mulia dai Rasulullah SAW. (sur/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komunikasi Sosial

Japfa For Kids Gelar Pelatihan Sehat Pada Anak, Ciptakan Sekolah Bersih Berprestasi

Diterbitkan

||

Penyerahan Bantuan (sur)
Penyerahan Bantuan (sur)

Memontum Malang – PT Japfa For kid Japfa Comfeed Indonesia Tbk, melalui anak perusahaan PT Ciomas Adisatwa (CIOMAS) menggelar pelatihan sehat pada anak di Farm Kasri 1 RT01/RW01 Dusun Kedok, Desa Kasri, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang Kamis (23/10/2019) siang.

Acara ini diikuti oleh 10 Sekolah Dasar (SD) dan yang sederajat dengan tujuan untuk menciptakan sekolah yang bersih dan sehat serta menghasikan murid berprestasi.

Lomba Duta Sehat dan catur simultan. (sur)

Lomba Duta Sehat dan catur simultan. (sur)

Dari 10 SD dan Madrasah itu seperti, SDN 2 Kasri, MI Nurul Huda, MI Mambaul Ulum, SDN Pringo, MI Al Mubarok, MI Hidayatulloh, MINU Al Murtadlo, SDN Sudimoro 1 dan 2 serta SDN Kidangbang 02.

Kepala Region CIOMAS Jatim I, Budi Fatoni, mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan merupakan hal penting yang harus ditanamkan sejak dini. Yakni diawali di lingkup terkecil di sekolah.

Dikatakan Budi,karena dengan lingkungan yang bersih itu nantinya akan menghasilkan siswa-siswi cerdas dan berprestasi.

“Karena dengan lingkungan yang nyaman, kegiatan belajar mengajar berjalan baik. Untuk mewujudkan sekolah bersih dan sehat,melalui anak perusahaan PT Ciomas Adisatwa (CIOMAS) menggelar program lanjutan JAPFA for Kids, ” jelas Budi.

Kegiatan berlangsung selama dua hari. Diawali dengan memberikan pendampingan dan pelatihan duta sehat di masing-masing sekolah. Kemudian siswa yang terpilih menjadi duta sehat disetiap sekolah, mewakili gebyar JAPFA for Kids yang tengah berlangsung saat ini.

Adapun jumlah peserta ada sebanyak 1343 siswa, 106 guru dari perwakilan 10 sekolah yang terpilih mewakili program gebyar JAPFA for Kids. Mereka nantinya akan menjadi Duta Anak Sehat, Duta Makanan Sehat, serta Duta Lingkungan Sehat.

“Kami percaya para Duta Sehat yang telah dilatih akan menularkan kebiasaan baik kepada teman sebayanya, untuk membiasakan diri mencintai kesehatan dan kebersihan sekolahnya. Misalnya, Duta Lingkungan Sehat, yang sudah kami bimbing menjadi motor penggerak siswa untuk peduli lingkungan,” ujarnya.

Berbagai macam kegiatan sudah ditularkan kepada anak-anak untuk peduli terhadap lingkungan. Diantaranya, seperti daur ulang sampah. Termasuk pemilihan serta pemanfaatan limbah di sekolah.

Sementara itu, Head of Social Investment JAPFA, R. Artsanti Alif, mengatakan bahwa sekolah yang bersih dan sehat dapat menghasilkan siswa-siswi cerdas dan berprestasi.Namun menciptakan lingkungan sekolah yang bersih tidak cukup hanya dengan sosialisasi dan pelatihan. Dibutuhkan desain program yang memiliki dampak jangka panjang, untuk menanamkan kebiasaan diri setiap warga sekolah.

Selain itu, perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis ini juga membina bibit-bibit muda pecatur dengan mendirikan klub catur. Mereka dibimbing langsung Grand Master catur, Utut Adianto.

Turut hadir dalam acara ini,Koordinator wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Bululawang H Ramelan, Sumainah Pengawas Pendidikan Kemenag Kabupaten Malang, Kepala Desa Kasri M Kusaini dan Muspika Bululawang.

Acara berakhir penyerahan beberapa bantuan, seperti penimbang berat badan, P3K dan beberapa bantuan lainnya. (sur/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

Jumat Barokah Polres Malang, Bagi Nasi Kotak, Ajak Damai dan Tenang Jelang Pelantikan

Diterbitkan

||

TERIMAKASIH : Seorang tukang becak berterimakasih terima nasi kotak. (Humas Sat Binmas Polres Malang)
TERIMAKASIH : Seorang tukang becak berterimakasih terima nasi kotak. (Humas Sat Binmas Polres Malang)

Memontum Malang – Tukang ojek, tukang becak, komunitas ojek online dan tukang parkir di Karangploso dan sekitaran Dau, Jumat (18/10/2019) siang, tersenyum ringan dan berterimakasih menerima nasi kotak dari Sat Binmas Polres Malang, Polsek Dau dan Karangploso.

Ya, Sat Binmas Polres Malang bersama Polsek Dau dan Polsek Karangploso serta jajaran Polres Malang, Jumat (18/10/2019) pagi hingga siang melaksanakan giat Jumat Barokah, sebagai wujud Program 77 Unggul Kapolres Malang.

Sekitar pukul 10.00, belasan petugas terbagi menjadi 2 tim. Tim pertama berada di sekitaran Masjid Jamik Aswaja, berlanjut ke Jalan Raya Kepuharjo Karangploso. Lalu singgah dan ngobrol bersama komunitas dan Paguyuban Masyarakat antara lain di Pangkalan Ojek sekitar Girimoyo Karangploso.

Adapun tim 2, melaksanakan di sekitar Pangkalan Ojek Online depan Wisata Sengkaling Jalan Raya Mulyoagung Desa Jetis, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Tidak hanya membagi kotak nasi, petugas menghimbau warga agar tetap tenang, damai dan menyarankan tidak perlu mengikuti unjuk rasa, jelang pelantikan presiden di Jakarta.

“Sebagai warga Negara yang baik, tugas kita pada saat ini adalah mengisi kemerdekaan dan ikut berpartisipasi memajukan masa depan bangsa dengan melakukan hal – hal yang positif demi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” ungkap AKP Suyoto, Kasat Binmas Polres Malang kepada memontum.com.

Ditambahkan Suyoto, giat Jumat Barokah itu merupakan bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Malang dalam menyikapi situasi terkini agar wilayah tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

Selain itu, pihak kepolisian, menghimbau pula agar tidak terprovokasi informasi tidak bertanggungjawab dan informasi tanpa konfirmasi alias hoax. Anggota Sat Binmas Polres Malang juga menyarankan agar tidak mengikuti ajakan unjuk rasa, terlebih bila menciptakan kerusuhan. (sos)

 

Lanjutkan Membaca

Komunikasi Sosial

Rekatkan Kerukunan Keluarga Dengan Budaya Sogukan

Diterbitkan

||

H Abdul Rohman Kepala Desa Sumberejo Jemput Tamu Undangan. (sur)
H Abdul Rohman Kepala Desa Sumberejo Jemput Tamu Undangan. (sur)

Memontum Malang – Guna merekatkan kerukunan antar keluarga, H Abdur Rohman Kepala Desa (Kades) Sumberejo Kecamatan Gedangan, Kabupten Malang memeriahkan hari ulang tahun ketiga putrinya dengan budaya sogukan Sabtu (12/10 hingga Minggu (13/10/2019) kemarin.

“Acara ini kami gelar bertepatan dengan hari ulang tahun ketiga putri kami seperti Nur Afida ke-13, Najwa ke-6 dan Nur Farizha untuk yang ke-6, ” terang H Abdur Rohman Senin (14/10/2019) kemarin.

H Abdul Rohman Bupati Malang HM Sanusi. (sur)

H Abdul Rohman Bupati Malang HM Sanusi. (sur)

Dikatakan Rohman, acara ini murni perayaan ulang tahun, tidak bermaksud berfoya-foya, tetapi untuk merekatkan hubungan antar keluarga dan handai taulan yang selama ini tidak saling bertemu.

Tambah Kades yang jabatannya baru masuk dua bulan ini, dari total pendapatan dana yang terkumpul dari hasil hajatan tersebut mencapai nilai Rp 886 juta.

Rincinya, masih kata Abdur Rohman, dari hasil sogukan sebesar Rp 636 juta, sedangkan Rp 250 juta dari hasil guyub rukun semua pihak tanpa terkecuali warga desa.

“Untuk Sogukan itu sistemnya arisan dan itu wajib dikembalikan kepada anggota yang ketempatan nanti.Semua itu demi kerukunan dan terjalinnya rasa persaudaraan, ” tandas Rohman.

Turun hadir dalam acara itu,selain seluruh Kepala Desa Wilayah Kecamatan Gedangan maupun luar wilayah,warga desa, Muspika Gedangan bahkan Bupati Malang HM Sanusi turut membaur dalam acara tradisi yang populer dengan nama buwuhan atau kondangan ini.

H Abdul Rohman Bersama Perangkat Desa. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)

H Abdul Rohman Bersama Perangkat Desa. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)

Disisi lain tentang sogukan, masih kita jumpai didaerah yang kental dengan suku madura khususnya Malang Selatan. Tradis sogugan terkait dengan aktifitas sumbang menyumbang dimana sumbangan ini nilainya dapat melebihi dari hal biasanya. Misalnya kalau biasanya orang menyumbang Rp.25.000 s/d Rp.50.000.- disogukan nilainya diatas Rp500 ribu bahkan hingga puluhan juta.

Dalam tradisi ini ada upacara penyambutan kepada para tamu yang biasanya membawa uang dengan nilai cukup besar.

Sementara, si tuan rumah berada di depan pintu terop, dengan iringan gamelan dan seorang pesinden yang suaranya amat merdu.

Dengan diwakili juru bicara di depan terop,ia berdialog singkat, yang intinya bahwa pihak penyumbang dengan ikhlas tulus memberi sumbangan demi kelestarian hubungan persaudaran/kekeluargaan. Dialog macam tersebut dilanjutkan dengan upacara serah terima sumbangan, sambil menari bersama para pesinden.

Akhirnya, sampailah mereka di penghitungan uang yang telah ditetapkan serta disaksikan oleh para tamu dan undangan yang lain. Uang sumbangan dirangkai pada sebilah bambu dan dijaga secara khusus. Semakin besar sumbangan yang diberikan, semakin tinggi status sosial penyumbang di masyarakatnya. (Sur/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler