Connect with us

Kabar Desa

Senja di Atas Gunung Gundul Kitiran Gedangan

Diterbitkan

||

Memontum Malang – Langit biru menguning jingga, lembayung sore itu diwarnai senyum anak-anak kecil. Bapaknya bersarung, berkopiah. Klik! Jadilah foto senyuman berlatar matahari terbenam berseri di cakrawala.

APIK : Siluet pemandangan terasa indah. (ist)

APIK : Siluet pemandangan terasa indah. (ist)

Siapa sangka, foto itu diambil dari atas bukit, populer disebut warga sebagai gunung Gundul atau Gunung Kitiran. Lokasi dimana pengunjung bisa melihat gemerlap lampu jelang petang dari bukit di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

Masih alami dan liar area lokasi Gunung Gundul. Perlahan, tekad gotong royong warga Desa Sumberejo akan mewujudkan lokasi itu menjadi lokasi wisata alternatif dekat JLS (Jalur Lintas Selatan).

“Luasnya 6000 M2. Jaraknya dekat dengan JLS, sekitar 500 meter dan 1 Km dari pusat Desa Sumberejo,” ujar Abdul Rohman, petinggi alias Kepala Desa Sumberejo Gedangan kepada Memontum.com.

Masih menurut Aba Rohman–sapaan akrabnya Gunung Kitiran memiliki medan bertipe ringan-sedang untuk pendaki pemula ataupun profesional.

Kenapa disebut Gunung Gundul, Aba Rohman menjawab jika sekitar gunung memang masih sedikit tumbuhan teduh. Sebab itupula, pelan tapi pasti, warga akan mencoba menanam bibit pohon yang baik (penghijauan–red).

“Disebut juga Gunung Kitiran, karena memang ada kitirannnya,” urai Aba Rohman.

Waktu paling tepat memang untuk berfoto di lokasi ini, setelah Subuh dan sore hari ketika langit dihiasi sedikit awan mendung. Bila hujan turun, disarankan pengunjung tidak memaksakan diri naik ke gunung ini.

Sementara waktu, pihak desa dan BPD masih berjuang keras untuk mewujudkan Gunung Kitiran menjadi lokasi wisata yang layak dikunjungi dari sisi keamanan, kenyamanan dan fasilitasnya. (sos/tim)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Desa

Mencari Perangkat Berintergritas Putukrejo Gondanglegi, 7 Calon Perangkat Jalani Fit And Proper Test

Diterbitkan

||

Mencari Perangkat Berintergritas Putukrejo Gondanglegi, 7 Calon Perangkat Jalani Fit And Proper Test
Proses Fit And Proper tes Calon Perangkat Desa Putukrejo. (Sur)

Memontum Malang – Guna mendapatkan sosok perangkat yang berintegritas, Pemerintah Desa (Pemdes) Putukrejo Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang menggelar fit proper tes yang diikuti 7 orang, Rabu (19/2/2020) kemarin.

Sekretaris Panitia Rekrutmen pemilihan perangkat desa Putukrejo Syamsuni mengatakan, dalam penjaringan perangkat desa kali ini diikuti oleh 7 orang.

“Kami ingin mencari perangkat desa yang berintegritas. Ada sebanyak 7 peserta mengikuti fit and proper test bertempat di Kecamatan Gondanglegi. Nanti dari 7 peserta akan disaring hingga terpilih 4 orang,” tegas Syamsuni.

Seperti diketahui, sebagai implementasi Peraturan Bupati Malang nomer 81 tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa di Kecamatan Gondanglegi dilakukan rekrutmen perangkat desa.

Untuk periode tahun ini Kecamatan Gondanglegi ada dua desa yang menjalankan rekrutmen. Yaitu Desa Putukrejo dan Sukorejo.
Ditambahkannya, 7 peserta tersebut adalah M Nizar Zlulmi, Lailatul Rahm, Saiful Anam, Hadier Ali, Zainul Ulum, Sufiani Nur Afidah, dan Ludfi Afandi.

“Materi yang diujikan dalam fit and proper test meliputi tes tulis berupa wawasan secara umum, dan tentang pemerintahan desa, ” ulasnya.

Adapun untuk tes wawancara dilakukan oleh Muspika Kecamatan Gondanglegi yang terdiri dari Camat, dan Danramil.

Disisi lain,Syamsuni menjelaskan,peserta juga mengikuti tes berupa pidato (public speaking), dan tes penguasaan komputer.

“Untuk penguasaan komputer meliputi tes program MS Word (membuat surat untuk kedinasan desa) dan Excel (tentang rumus-rumus dan penjualan), ” sambungnya.

Akhirnya, Syamsuni memaparkan, sebagian hasil tes sudah diumumkan semisal tes tulis dan tes komputer pada siang hari.Sedang untuk hasil tes pidato (public speaking) akan diumumkan tiga hari lagi.

Dalam rekrutmen Calon Perangkat Desa kali ini peserta akan mengisi empat jabatan yaitu kaur keuangan, Kasun Utara, Kasun selatan dan Kasi pemerintahan.

“Kami melakukan ini secara terbuka dan transparan serta berharap bisa menjaring perangkat desa yang berintegritas,”pungkasnya. (Sur/tim)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Upaya Pemdes Jambuwer Kromengan, Dukung Pendapatan Petani Kopi Merah Lewat DD

Diterbitkan

||

Upaya Pemdes Jambuwer Kromengan, Dukung Pendapatan Petani Kopi Merah Lewat DD
Tuwuhadi Kades Jambuwer Kecamatan Kromengan. (Sur)

Memontum MalangPemerintahan Desa (Pemdes) Jambuwer Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang, berupaya membantu gabungan kelompok petani (Gapoktan) kopi merah di desa, yakni melalui bantuan Dana Desa (DD).

“Kami berkomitmen membantu meningkatkan penghasilan petani kopi merah dengan mengalokasikan bantuan lewat Dana Desa,” terang Kades Jambuwer Tuwuhadi Senin (17/2/2020) siang.

Dikatakannya, salah satu potensi yang menonjol saat ini adalah komoditi kopi merah yang dikelola warga desa.

Diakui, pihaknya sudah berupaya memfasilitasi dengan memback up lewat kegiatan pelatihan. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan usaha dari dana desa,termasuk mengarahkan kepada usaha bantuan lewat dinas terkait.

“Selaku Pemdes, kami telah mengalokasikan bantuan yang tercantum dalam APBDES lewat dua kegiatan program dari dana desa,”ulasnya.

Kades juga mengungkapkan, program bantuan pertama adalah bantuan lewat pembangunan (pendirian) tempat pengolahan kopi pasca panen.

Kedua, adalah bantuan pembuatan kedai kopi yang baru dibangun dan belum ditempati.

Terlepas dari itu, pihaknya juga telah mengalokasikan Dana Desa(DD) sekitar Rp 200 juta.Dana sebesar itu untuk bantuan kepada petani kopi merah di desa setempat.

“Alhamdulilah, bantuan tersebut disambut positif petani kopi disini. Diharapkan dengan bantuan itu bisa meningkatkan nilai tambah ekonomi petani kopi,” pungkasnya. (Sur/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Perangkat Desa Karangkates Dilantik, Optimis Wujudkan Desa Mandiri

Diterbitkan

||

Prosesi pelantikan perangkat Desa Karangkates. (Sur)
Prosesi pelantikan perangkat Desa Karangkates. (Sur)

Malang, Memontum – Dengan dilantiknya perangkat di Desa Karangkates Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang diharapkan optimis dalam mewujudkan diri sebagai Desa Mandiri.

Hal itu seperti diungkapkan Kepala Desa Karangkates Sujono Rabu (12/2/2020) siang lalu.

“Yang jelas dengan dilantiknya perangkat desa Karangkates yang baru ini diharapkan menjadi lokomotif sehingga bisa mewujudkan sebagai desa mandiri,” tegas Sujono.

Seperti diketahui, sebanyak 4 perangkat desa baru dilantik, masing-masing, Puji Hartono sebagai sekdes, Safitri sebagai kaur umum dan tata usaha, April Suprayogi sebagai kasi kesra, dan Farid Junaedi sebagai kaur pertanahan.

Dikatakannya, ia bangga karena perangkat desa saat ini didominasi sosok muda dengan pemikiran cemerlang yang potensial untuk merealisasikan menjadi desa swadaya.

Terlepas dari itu Sujono juga
meminta secara personal perangkat desa memaparkan ide-ide baru untuk disumbangkan guna pengembangan dan pembangunan Desa Karangkates.

Masih kata Sujono, pihaknya fokus mengkonsolidasikan kerja perangkat desa untuk memaksimalkan sektor pariwisata.

“Alhamdulilah,kami ada penjajagan kerjasama dengan PT Jasa Tirta mengelola wahana air. Rencana ini akan dimatangkan dan kami akan mengelola salah satu lokasi, di bendungan Lahor atau Sutami,” urainya.

Selain potensi wisata wahana air, Desa Karangkates juga akan menjajagi pengoptimalan potensi wisata edukasi pertanian.Wisata tersebut direncanakan menggunakan tanah kas desa setempat.

“Kesimpulannya dengan adanya perangkat desa yang bar, kami optimis dan bersemangat untuk bisa menopang dan meningkatkan perekonomian warga,” ulasnya.

Sementara itu, perangkat desa baru (Sekretaris Desa / Sekdes) Puji Hartono mengatakan, dirinya sebelumnya menjabat sebagai kepala urusan (kaur) pertanahan, dan sekarang menduduki posisi sekdes.

Dia berharap bisa mengemban visi misi kades menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bebas KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme), mampu menjalankan inovasi dan pelayanan baik kepada warga.

Juga diungkapkannya, bersama perangkat desa lainnya dirinya berharap bisa meningkatkan kesejahteraan warga dengan usaha ekonomi kreatif.

Selain itu juga akan memaksimalkan potensi dan kinerja BUMDES dalam upaya menciptakan lapangan kerja bagi pemuda yang tergabung dalam Pokdarwis (kelompok sadar wisata).

“Kami bersyukur diberi peluang untuk menggarap wisata taman laut bersinergi dengan PT Jasa Tirta. Semoga adanya proyek ini bisa menambah penghasilan warga,” pungkasnya. (Sur/tim)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler