Connect with us

Pemerintahan

Kapolres Malang Resmikan Kampung Tangguh Adi Santoso Kepanjen

Diterbitkan

||

Kapolres Malang Resmikan Kampung Tangguh Adi Santoso Kepanjen

Memontum Malang – Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar meresmikan kampung tangguh di Jalan Adi Santoso, Kelurahan Ardirejo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang pada Selasa (2/5/2020). Untuk diketahui kampung tangguh adalah salah satu upaya yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk menekan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) agar tidak semakin meluas.

Ditambah lagi, kampung tangguh juga disebut-sebut juga sebagai langkah yang efektif dalam menekan penyebaran Covid-19. Selain itu pelaksanaan kampung tangguh juga mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungannnya ke Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. Ditambah lagi, dukungan penuh dari masyarakat untuk pelaksanaan kampung tangguh.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar berpendapat bahwa, kampung tangguh yang ada di Kelurahan Ardirejo ini cukup komplit. Pasalnya, segala sesuatunya sudah terlihat benar, ditambah lagi juga ada kejelasan pada struktur organisasinya.

“Ini cukup spesial karena kelihatan benar sudah ada struktur dan organisasi yang jelas. Masing-masing sudah paham mereka harus berbuat apa,” ujar AKBP Hendri Umar, Selasa (2/5/2020).

Ditambahkan pria yang pernah menjabat Kasubbagbungkol Spripim Polri ini, fasilitas penanganan Coronavirus disease 2019 atau Covid-19 di Kampung Tangguh Jalan Adi Santoso sudah memiliki pos check point, posko kesehatan, dan pos sembako.

“Mereka juga punya kupon senyum. Kupon itu bisa digunakan warga tidak mampu untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Untuk kesehatan juga sudah dibuatkan SOP-nya dengan jelas disana. Ada juga pos pengaduan, jadi jika ada temuan masalah disini, seperti pemakaman untuk warga terdampak dan masalah lain yang membutuhkan bantuan warga lain, bisa dimanfaatkan secara maksimal,” terangnya.

Hendri pun memuji kesiapan Kampung Tangguh Jalan Adi Santoso itu dalam mengantisipasi pandemi Covid-19.

“Ini benar-benar mencerminkan kemandirian, ketangguhan, dan kemampuan kampung ini untuk menghadapi ancaman dari luar. Jadi bukan hanya Covid-19, masalah lainnya pun mereka sudah siap,” pungkasnya. (iki/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler