Connect with us

Pemerintahan

Satgas Covid Kabupaten Malang Giatkan Penyemprotan Disinfektan, Transisi New Normal

Diterbitkan

||

Penyemprotan Disinfektan yang dilakukan di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.(kik)
Penyemprotan Disinfektan yang dilakukan di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.(kik)

Memontum Malang – Kabupaten Malang telah memasuki masa transisi New Normal sejak beberapa waktu lalu. Untuk itu, kewaspadaan terhadap Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) juga tetap menjadi perhatian. Hal itu pula yang terus dilakukan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Malang. Di dalam masa transisi new normal ini, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Malang tetap rutin melakukan penyemprotan disinfektan.

Setidaknya saat ini telah ada 181 desa yang sudah menjadi sasaran penyemprotan disinfektan selama masa masa transisi new normal ini. Bahkan, juga ada beberapa desa yang termasuk dalam zona merah, telah dilakukan penyemprotan disinfektan beberapa kali.

Kepala Sub Satgas Disinfeksi, Penyuluhan dan Informasi Transisi New Normal Covid-19 Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan bahwa penyemprotan ini memang dilakukan secara rutin. Ia menuturkan, hal itu dilakukan sebagai langkah antisipatif, mengingat pandemi Covid-19 yang masih belum bisa diketahui kapan akan berakhir.

“Penyemprotan di Kabupaten Malang terutama kita pilih di daerah-daerah yang ada positifnya. Karena kita tidak tahu virus ini ada dimana,” ujar Bambang, Rabu (8/7/2020).

Pria yang juga menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Malang itu menambahkan, selama ini masyarakat juga masih rutin melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri. Bambang pun berharap, kegiatan itu terus dilakukan.

“Harapannya masyarakat juga tidak berhenti untuk melakukan penyemprotan,” terangnya.

Hari ini, Tim Satgas Covid-19 melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Kepanjen. Beberapa desa dan kelurahan yang dilakukan penyemprotan meliputi, Cepokomulyo, Kepanjen, Penarukan, Sengguruh, Curungrejo, Jatirejoyoso, Mojosari, Mangunrejo, serta Kemiri.

“Semoga Corona ini segera pergi dari bumi Indonesia, harus sama-sama kita tanggulangi,” ucap Kepala Desa Mangunrejo, Suntoro. (kik/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler