Connect with us

Hukum & Kriminal

Video 3 Bocah Wagir Terlindas Truk Mundur

Diterbitkan

||

Memontum Malang – Seorang bapak dan 2 anaknya serta 1 bocah lainnya menjadi korban mundurnya truk lepas kendali di Dusun Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Satu dua warga yang kaget, kemudian menangis. Musibah mengundang penuh simpati masyarakat Wagir ini terjadi tepat bersamaan Peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020) pukul 13.30.

Musibah tepatnya terjadi di tanjakan depan Toko Warung Mama Dodik. Warga sekitar terkejut termasuk pemilik warung. Warga wanita enggan mendekati titik kecelakaan. Warga pria dusun setempat berusaha memberi pertolongan. Sepeda motor Jupiter Z W 2057 VX tergeletak di sisi kanan truk. Kondisinya tidak rusak parah. Korban Yono informasinya hendak menuju tegalan.

“Empat orang. Berboncengan. Bapak dan 3 anak kecil. Saya tidak tahu jelas. Yang tahu anak kecil ini, mboten napa-napa bapak e. Saya keluar sudah ada korban. Lanang sedaya. Sing kaleh sing parah,” ungkap Sri Rahayu (40), warga Dusun Precet RT 26/RW 08, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Warga turut mengevakuasi korban. Evakuasi dilakukan Kasiyanto dan warga sekitar. Termasuk melibatkan Rendi, relawan musa serta Sugiyanto, tokoh masyarakat kampung setempat.

“Korban tergilas. Sepuluh meteran mundurnya. Dua anaknya. Satu anak masih keluarga,” cerita Sugiyanto, tokoh masyarakat desa setempat.

Saat kejadian, mobil milik Sugiyanto dipakai evakuasi para korban. Mobil Terios AG 1933 IZ putih milik Sugiyanto (60) membawa para korban. Ada empat korban. Dua luka ringan dan 2 luka parah. Sang bapak diketahui bernama Yono, warga Rekesan Wagir tidak menderita luka. Seorang bocah juga hanya luka lecet. Namun, dua bocah lain kehilangan bagian kaki. Satu korban kehilangan paha dan seorang lagi kehilangan telapak kaki.

“Sadar kabeh. Adoh Pak sik adoh a Pak. Ke RST gak tanggung. Di bawa ke RSSA. Ikut anter. Klo angkat warga sini. Saya antar sama bapak, ” Rendi Pratama (19) relawan muda Wagir. Diceritakan Rendi, tiap orang memangku para korban dengan kondisi masing-masing. Rendi memangku korban yang masih sadar dan mengalami luka ringan. Tiap kaki korban ditutupi bagian kakinya.

Korban luka paling parah dipangku bapak korban. Kasiyono (54) bapak Rendi, memangku korban yang kehilangan telapak kaki kiri. Sopir truk turut membantu dengan menyetiri mobil menuju rumah sakit.

Sekitar pukul 18.30, Kasiyono dan Rendi balik menuju desa. Sementara, sejumlah anggota kepolisian telah menunggu di lokasi kejadian. Dua anggota Laka Lantas Polres Malang telah melakukan olah TKP dan pengambilan keterangan sejumlah saksi. Ada juga anggota Polsek Wagir turut mendampingi anggota Lantas.

Di tengah tanjakan, truk N 8994 DK bermuatan pakan ternak 7 ton pakan ternak masih terparkir di pinggir jalan lokasi kejadian. Informasinya, muatan pakan ternak itu dibawa dari Sidoarjo dan melaju menuju Greenfield.

“Truk ini dari CV, bukan bagian dari Grenfield. Kami mengantarkan pesanan pakan ternak. Kepada keluarga kami turut menanggung biaya perawatan korban,” ungkap dari pihak CV yang enggan disebutkan namanya. Sekitar pukul 19.00, muatan 7 ton pakan ternak dipindah ke truk lainnya. Hingga malam anggota Laka Lantas Polres Malang masih mendalami penyelidikan dan mendata identitas korban dan sopir yang terlibat. (oso/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler