Connect with us

Kabar Desa

Taati Perbup Malang Nomor 20 tahun 2020

Diterbitkan

||

Suharto Kepala Desa Sukodono Dampit. (Sur)
Suharto Kepala Desa Sukodono Dampit. (Sur)

Giat Masyarakat Sukodono Dampit Tertunda

Memontum Malang – Mentaati Peraturan Bupati (Perbup) Malang nomor 20 tahun 2020 tentang pedoman tatanan new normal pandemi covid-19,seluruh kegiatan masyarakat di Desa Sukodono Kecamatan Dampit Kabupaten Malang untuk sementara waktu harus ditunda.

Kepala Desa Sukodono Suharto menjelaskan,tertundanya kegiatan masyarakat saat ini,selain menta’ati Perbub Malang nomor 20 tahun 2020 juga dalam penerapan masa new normal.

“Untuk giat masyarakat terbanyak saat ini yaitu pengajuan pesta hajatan baik untuk perkawinan maupun khitanan.Tetapi untuk sementara waktu kami tolak.Karena Kabupaten Malang saat masih dalam penerapan new normal, ” terang Suharto, Selasa (28/7/2020) siang.

Selain penundaan hajatan,tambah Suharto, juga berbagai kegiatan lainnya seperti upacara peringatan HUT RI ke-75 tanggal 17-Agustus 2020 mendatang yang tahun sebelumnya berlangsung dilapangan olahraga Sukodono. Namun,dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini,upacara bersama ratusan warga ini untuk sementara waktu harus ditiadakan.

“Khusus untuk acara hajatan,kegiatannya boleh-boleh saja, tetapi tidak harus dikemas dalam bentuk resepsi yang memicu kerumunan dan itu juga harus menerapkan protokol kesehatan,salah satunya dengan menggunakan masker, ” ulasnya.

Juga diakui Suharto, bahwa pihaknya sudah menghadiri rapat koordinasi bersama pihak Kecamatan Dampit,terkait masih belum normalnya situasi pandemi covid-19 ini.Sesuai hasil rapat memutuskan, apapun jenis kegiatan yang memicu kerumunan massa, untuk sementara waktu sepakat ditunda.

Disinggung mengenai kegiatan struktur pemerintahan desa,terang Suharto,untuk kegiatan rapat, jika sifatnya penting,itu tetap ia laksanakan,tetapi tanpa dengan penerapan protokoler kesehatan.

“Untuk giat rutin yang kami lakukan bersama perangkat desa yaitu operasi masker di depan kantor desa.Kami juga sudah beberapa kali bagi-bagi masker secara cuma-cuma kepada masyarakat. Alhamdulilah, untuk ketaatan warga mengenai penerapan protokol kesehatan disini hampir mencapai angka 90%, ” pungkas Suharto bersyukur. (Sur/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler