Kabupaten Malang

Wabup Malang Buka Program Skrining RHD dan Berharap Miliki Manfaat Besar untuk Generasi Muda

Diterbitkan

-

PELAJAR: Wabup Malang saat melihat proses Skrining Penyakit Jantung Rematik atau Rheumatic Heart Disease (RHD) bagi pelajar. (pemkab for memontum)

Memontum Malang – Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, membuka Skrining Penyakit Jantung Rematik atau Rheumatic Heart Disease (RHD) bagi siswa SD Kelas 5 dan 6 di Kabupaten Malang, yang terpusat di SD Negeri 3 Tumpang, Sabtu (30/05/2026) tadi. Turut hadir di pelaksanaan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, Ketua Tim Skrining Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Pusat, dr BRM Aeio Soeryo Kuncoro, beserta jajarannya, Ketua YJI Malang Raya, Hanik Dwi Martya P, hingga Kepala OPD dan Muspika Tumpang.

Wabup Lathifah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya, untuk YJI Pusat yang telah memberikan perhatian besar terhadap kesehatan anak-anak Indonesia melalui Program Skrining Penyakit Jantung Rematik ini. Terlebih, YJI Pusat telah menunjuk empat cabang untuk pelaksanaan program, yakni YJI Cabang Malang Raya, YJI Cabang Kabupaten Bekasi Jawa Barat, YJI Cabang Minahasa Utara Sulawesi Utara dan YJI Cabang Tulang Bawang Lampung.

“Tentunya, penunjukan ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kabupaten Malang untuk turut mendukung keberhasilan program nasional dalam upaya deteksi dini penyakit jantung rematik pada anak usia sekolah,” kata Wabup Lathifah.

Baca juga :

Dirinya juga menjelaskan, bahwa krining dan deteksi dini menjadi langkah yang sangat penting, agar anak-anak mendapatkan penanganan lebih cepat dan tepat. Pada tahap pertama ini, pelaksanaan skrining di wilayah Kabupaten Malang dan dilaksanakan di dua lokasi. Yakni, SDN Tumpang 3 dan SDN Tumpang 1, dengan total sebanyak 370 siswa yang akan mengikuti pemeriksaan skrining RHD.

“Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat besar bagi kesehatan generasi muda kita. Anak-anak yang sehat adalah investasi masa depan bangsa. Dengan kesehatan yang baik, mereka dapat belajar dengan optimal, tumbuh menjadi generasi yang cerdas, produktif dan berdaya saing,” tambahnya.

Advertisement

Wabup Lathifah juga mengajak seluruh orang tua, guru dan masyarakat, untuk semakin peduli terhadap kesehatan anak-anak, khususnya kesehatan jantung. Tentunya, melalui pola hidup sehat, menjaga kebersihan, gizi seimbang dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. (pro/gie)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas