Kabupaten Malang
Bupati Malang Saksikan Penyerahan Bantuan Rompi dan Buku Panduan Prokes Kolaborasi Komunitas Averroes dengan PT HM Sampoerna Tbk

Memontum Malang – Komunitas Averroes berkolaborasi dengan PT HM Sampoerna Tbk, menyerahkan bantuan kesehatan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Rifaie, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Senin (01/03) tadi. Penyerahan bantuan rompi Pos Kesehatan Pesantren ( Poskestren ), dan buku panduan protokol kesehatan tersebut, disaksikan langsung Bupati Malang, HM Sanusi.
Dalam sambutannya, Bupati Malang mengapresiasi langkah Komunitas Averroes yang bekerjasama dengan PT HM Sampoerna Tbk, untuk menginisiasi Program Community Resilience Development to Mitigate Covid-19. Dimana pencanangannya dalam rangka membangun dan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya protokol kesehatan, utamanya di lingkungan pondok pesantren.
“Upaya seperti ini telah menunjukkan adanya kolaborasi yang positif dan partisipasi aktif antara komunitas sosial masyarakat, sektor perindustrian dan juga lembaga pendidikan, untuk bersama-sama mendukung program Pemerintah Kabupaten Malang, dalam upaya penanggulangan Covid-19, ” jelasnya.
Baca Juga : Sertifikat Tanah Analog Akan Digantikan Elektronik, Masyarakat Resah
Lebih lanjut Bupati berharap, kegiatan seperti ini mampu menularkan spirit dari semua pemangku kebijakan, agar tidak lengah dan terus meningkatkan kedisiplinan dalam mejalankan protokol kesehatan. Serta, menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menjaga kesehatan jasmani dan rohani, secara konsisten dan berkelanjutan. Selain itu pemberian edukasi tentang bahaya Covid-19 juga perlu untuk terus dikampanyekan, agar terbentuk pemahaman yang sama terkait bagaimana upaya penanggulangannya.
“Dari edukasi ini akan tercipta suatu kebiasaan baru untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sebagai benteng untuk melawan Covid-19. Saya yakin dan optimis, apabila protokol kesehatan tersebut dapat diterapkan secara disiplin. Insyaallah, angka penyebaran dan penularan Covid-19, dapat diminimalisir bahkan dihentikan,” ucapnya.
Kepada santri, Bupati Malang berpesan, agar walaupun dimasa pandemi Covid-19, untuk tetap terus belajar. “Pelajari semua ilmu, baik itu ilmu dunia maupun ilmu akhirat. Tidak ada ilmu itu yang tidak berguna, semua pelajaran yang ada di pondok ini akan berguna ketika nanti kalian terjun di masyarakat. Ikuti perintah kyai, ikuti kata Kyai,” paparnya. Kegiatan yang diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tersebut, dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Ar-Rifaie 2, Dr. KH. Ahmad Muflih Zamacsyari MM, Ketua Komunitas averroes, Dr. Sutomo, Perwakilan dari HM Sampoerna, Kukuh Dwi, Muspika Gondanglegi, Kepala Bagian Administrasi Kemasyarakatan dan Pembinaan Mental. (sit)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen
Kabupaten Malang2 mingguLihat Langsung Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Kunjungi Puskesmas Ngajum dan Kromengan


















