Kabupaten Malang
Buka Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City, Bupati Malang Fokus Terbentuknya Smart Regency

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi didampingi Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto membuka pelaksanaan Bimbingan Teknis Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) Tahap IV di salah satu hotel di Malang, Selasa (16/11/2021). Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), Timie Herawanto, Kepala Diskominfo Kabupaten Malang, M Nur Fuad Fauzi, Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara, serta sejumlah Kepala OPD lainnya.
Bupati Malang dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa Pemkab Malang sedang serius membangun Kabupaten Malang, yang Smart Regency. Yaitu, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif.
“Semua yang berhubungan dengan administrasi dan pelayanan publik, nantinya kita pakai digital. Tujuannya, agar pemohon tidak perlu riwa-riwi (ke sana-ke mari, red) karena persuratan atau administrasi,” kata Bupati Sanusi.
Bupati Malang juga menjelaskan, dalam pelaksanaannya, nanti akan dibantu pihak ITN Malang. “Targetnya yakni di tahun 2022, dinas yang siap menjalankan akan dibantu oleh ITN,” imbuhnya.
Baca juga :
- Meriahkan HUT Desa Ngabab, Wabup Malang Beri Apresiasi Perjalanan Panjang Desa Harmonis dan Berbudaya
- Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Malang Rakor Pelaksanaan Pengelolaan BLUD Puskesmas dan RSUD
- Wabup Malang Buka Program Skrining RHD dan Berharap Miliki Manfaat Besar untuk Generasi Muda
- Pemkab Malang Raih Opini WTP Ke-12 dari BPK RI
- Bupati Malang dan Kepala OPD Salat Idul Adha di Desa Pagersari Ngantang, Wabup Salat di Pujon
Sanusi menegaskan, bahwa Pemkab Malang tidak main-main dalam membangun Kabupaten Malang menjadi Smart Regency. Selain itu, Kabupaten Malang dengan 378 desa akan diterapkan Desa Digital.
“Desa digital nanti kita bentuk semua. Sehingga, pengurusan pembayaran PBB lebih mudah dengan mengunakan digital semua serta mudah dikontrol,” tambahnya.
Berkaitan dengan anggaran, Bupati Malang mengatakan bahwa sampai saat ini masih dalam tahap formulasi. “Masih proses formulasi, sebenarnya tinggal aplikasinya saja karena peralatan sudah kita punya semua tinggal aplikasinya dan tidak terlalu mahal,” jelas Sanusi.
Sebagaimana diketahui, bahwa Smart City sendiri memiliki enam sumbu utama sebagai bahan identifikasi. Yaitu, meliputi, smart government, smart economy, smart environment, smart living, smart people dan smart mobility. (cw1/sit)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen
Kabupaten Malang2 mingguLihat Langsung Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Kunjungi Puskesmas Ngajum dan Kromengan


















