Kabupaten Malang
Paham dan Respon Persoalan Lingkungan Hidup, Bupati Malang Terima Penghargaan Nirwasita Tantra 2021

Memontum Malang – Pemerintah Kabupaten kembali menerima Penghargaan Nirwasita Tantra Tahun 2021 terbaik ke 5 kriteria Pemerintah Daerah, dalam Kategori Kabupaten Besar Tahun 2021, Rabu (20/07/2022) tadi. Penghargaan yang diterima langsung Bupati Malang, HM Sanusi, itu diberikan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Alue Dohong di Gedung Manggala Wana Bakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jakarta.
Sekedar diketahui, Penghargaan Nirwasita Tantra ini merupakan Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada Pimpinan Daerah baik eksekutif maupun legislatif, di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota, atas kepemimpinan dan pemahamannya terhadap isu lingkungan, respon kebijakan serta inovasi dan kepemimpinan kepala daerah, dalam merespon persoalan lingkungan hidup di wilayahnya.
Bupati Malang dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Kabupaten Malang dalam melewati penilaian tahap akhir pada November 2021, melalui wawancara langsung Kepala Daerah dengan Tim Panelis dan verifikasi lapangan. Dimana Tim Panelis merupakan Tim Penilai Independen yang dibentuk oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan melibatkan unsur akademisi, LSM dan media massa.
Baca juga:
- Meriahkan HUT Desa Ngabab, Wabup Malang Beri Apresiasi Perjalanan Panjang Desa Harmonis dan Berbudaya
- Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Malang Rakor Pelaksanaan Pengelolaan BLUD Puskesmas dan RSUD
- Wabup Malang Buka Program Skrining RHD dan Berharap Miliki Manfaat Besar untuk Generasi Muda
- Pemkab Malang Raih Opini WTP Ke-12 dari BPK RI
- Bupati Malang dan Kepala OPD Salat Idul Adha di Desa Pagersari Ngantang, Wabup Salat di Pujon
Sebelumnya, Kabupaten Malang juga telah berhasil meraih penghargaan Nirwasita Tantra untuk Kepala Daerah Tingkat Kabupaten Kategori Kabupaten Besar di tahun 2020 dan di tahun 2017.
Bupati Malang juga menjelaskan, saat ini permasalahan lingkungan hidup semakin kompleks. Mengingat, banyak sumber daya yang dieksploitasi secara terus-menerus. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan manusia yang juga cenderung meningkat.
“Untuk mengetahui dan mengantisipasi kerusakan lingkungan akibat eksploitasi, maka DIKPLHD dinilai penting dan harus diinformasikan kepada masyarakat umum,” ujarnya.
DIKPLHD sendiri, tambah Bupati Sanusi, merupakan dokumen yang berisi beberapa informasi berkaitan dengan lingkungan hidup. Di antaranya, kondisi aktual lingkungan atau state, tekanan terhadap lingkungan atau pressure, serta upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Data tersebut, dinilai dapat menjadi alat yang berguna dalam membuat aturan maupun kebijakan.
“Terutama, terkait pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan di Kabupaten Malang,” tambahnya.
Terkait dengan penghargaan itu, Bupati Sanusi menjelaskan bahwa prestasi ini adalah prestasi bersama. Karenanya, akan terus bersama membawa Kabupaten Malang, untuk lebih baik lagi. (pro/sit)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen
Kabupaten Malang2 mingguLihat Langsung Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Kunjungi Puskesmas Ngajum dan Kromengan


















