Kabupaten Malang
Bupati Malang bersama Dinkes Pimpin Proses Evakuasi Warga ODGJ ke RSJ

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Mursyidah dan Forkopimda Kabupaten Malang, memimpin proses evakuasi terhadap seorang warga berinisial N (16), warga Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, yang mengalami gangguan jiwa, untuk dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr Radjiman Wediodiningrat, Senin (25/07/2022) tadi. Tidak hanya mengirim seorang warganya yang dipasung karena mengalami orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), dalam kesempatan itu Bupati Sanusi juga menyempatkan diri untuk melakukan dialog dengan N.
“Semua orang dengan gangguan jiwa, itu bisa disembuhkan dengan perawatan medis. Dan penyelesaiannya, bukan dengan dipasung,” kata Sanusi seusai melakukan evakuasi.
Bupati Sanusi juga meminta kepada masyarakat yang keluarganya mengalami hal sama, juga untuk tidak dilakukan pemasungan. Namun, lebih dibawa untuk melakukan perawatan.
Baca juga:
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
“Maka, untuk seluruh masyarakat yang keluarganya dipasung, saya minta kesediaannya untuk di rawat di RSJ. Tujuannya, tentu diharapkan bisa normal kembali. Namun, setelah normal, nanti keluarga tetap wajib berkonsultasi ke rumah sakit,” imbuhnya.
Bupati Sanusi juga menjelaskan, bahwa N sudah di pasung selama 13 tahun dan tergolong anak yang hiperaktif. “Kalau diberi barang selalu dirusak, dihancurkan dan dicari yang aneh-aneh,” jelasnya.
Bupati Malang juga memaparkan, jika warga Kabupaten Malang yang dilepaskan dari pasungan diwaktu yang bersamaan ada sebanyak 14 orang di delapan kecamatan. “Ini bergerak bareng. Jadi, ini nanti kita ketemu di rumah sakit. Hari ini, saya minta eksekusinya serentak melalui puskesmas yang dikoordinir Dinas Kesehatan,” terangnya. (cw1/sit)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















