Kabupaten Malang
Bupati Malang Libatkan Dinkes Tandatangi Komitmen Pencanangan Kabupaten Malang Bebas Pasung

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi bersama Forkopimda Kabupaten Malang dan Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, melakukan penandatanganan komitmen bersama tentang Pencanangan Kabupaten Malang Bebas Pasung di Gedung Semeru, Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Senin (25/07/2022) tadi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Malang menyampaikan bahwa seluruh masyarakat Kabupaten Malang, berhak mendapatkan perlakuan baik. Termasuk, untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
“Mereka yang mengalami gangguan sakit, baik jiwa maupun fisiknya, berhak mendapatkan pelayanan pengobatan dari pemerintah. Sehingga, yang dipasung kita dorong untuk ditangani di RSJ ini,” kata Bupati Sanusi.
Dirinya juga menyampaikan, sampai saat ini sudah ada 14 ODGJ yang dilepaskan pasungnya dan dievakuasi ke Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat. Pelepasan itu, dimaksudkan agar mendapat penanganan dan tidak ada yang di pasung.
“Kami fasilitasi pengobatannya. Kalau punya BPJS, maka dijamin BPJS. Ini saya sudah kerja sama dengan BPJS dan semua ODGJ sudah didaftarkan. Nantinya, biaya preminya masuk Dinas Kesehatan, untuk orang yang tidak mampu,” imbuhnya.
Baca juga :
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
Orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Malang tersebut juga menyampaikan jika langkah selanjutnya, akan dibicarakan bersama dengan Forkopimda Kabupaten Malang. “Tindak lanjutnya seperti yang dicanangkan Bu Dirut tadi. Yakni, pembinaan keterampilan dan usaha. Tentunya, kami berharap ini sesuai dengan program pemerintah yaitu prioritas utama pendidikan, dan yang kedua, kesehatan. Masyarakat Kabupaten Malang tidak ada yang sakit lagi,” harapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Mursyidah, menuturkan jika dalam pantauannya ODGJ yang dipasung ada sebanyak 43 orang. Dari angka itu, kemudian turun menjadi 15 orang di 8 kecamatan.
“Sebarannya berada di Gedangan, Bantur, Wajak, Pagelaran, Lawang, Ngantang, Kasembon dan Tajinan. Kemudian yang 14 sudah kita rujuk ke sini, yang satu dari Kasembon, keluarganya tidak bersedia, tetapi sudah tidak di pasung lagi,” tutur Mursyidah.
Dirinya juga menjelaskan, tingginya angka gangguan jiwa di Kabupaten Malang, dipicu beban kehidupan dan perekonomian yang tak bisa teratasi. “Saat ini kita sudah mendorong seluruh Puskesmas untuk memiliki Posyandu Jiwa. Kita sudah bentuk tim penaganan kesehatan jiwa, anggaran juga sudah kita siapkan,” terangnya.
Sebagai informasi, dalam kegiatan ini turut hadir diantaranya Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, Dirut Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat, Yuniar dan beberapa lainnya. (cw1/gie)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















