Kabupaten Malang
Peringati Hari Ibu, DP3A Resmikan Pojok Laktasi dan Kolaborasi Hadirkan Lomba Busana Batik Khas Malangan

Memontum Malang – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang, melakukan peresmian Pojok Laktasi di Halaman Pendopo Kabupaten Malang, Kamis (22/12/2022) tadi. Dalam prosesi yang juga dikemas Lomba Busana Batik Khas Malangan, hasil kolaborasi dengan beberapa OPD itu, dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi.
Kepala DP3A Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, mengatakan bahwa keberadaan Pojok Laktasi diharapkan mampu dalam membantu pemenuhan ASI eksklusif di Kabupaten Malang. Itu karena, hingga kini untuk pemenuhan ASI masih kurang maksimal.
“Hak pemenuhan anak, berupa Pojok Laktasi ibu menyusui di Kabupaten Malang, itu masih sekitar 65 persen. Ini terjadi, karena banyak pekerja wanita terutama ibu menyusui, yang sibuk dengan pekerjaannya tanpa berpikir soal pemenuhan ASI Eksklusif kepada anak. Karenanya, ini yang akan ditingkatkan,” kata Arbani.
Dengan langkah ini, ujarnya, maka diharapkan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting, kian maksimal. Karena, hak anak mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya, bisa tercukupi.
Ditambahkannya, edukasi ini tentunya sangat penting disampaikan kepada masyarakat. Terutama, untuk ibu menyusui yang bekerja sebagai pekerja pabrik maupun usaha lainnya, agar memahami pentingnya ASI eksklusif bagi anak Balita.
Baca juga :
- Meriahkan HUT Desa Ngabab, Wabup Malang Beri Apresiasi Perjalanan Panjang Desa Harmonis dan Berbudaya
- Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Malang Rakor Pelaksanaan Pengelolaan BLUD Puskesmas dan RSUD
- Wabup Malang Buka Program Skrining RHD dan Berharap Miliki Manfaat Besar untuk Generasi Muda
- Pemkab Malang Raih Opini WTP Ke-12 dari BPK RI
- Bupati Malang dan Kepala OPD Salat Idul Adha di Desa Pagersari Ngantang, Wabup Salat di Pujon
“Melalui kerja sama dengan Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) dan Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) dalam memberikan sosialisasi tentang pentingnya Pojok Laktasi bagi dunia usaha, diharapkan ini bisa maksimal. Apalagi, Pemkab Malang juga sudah memiliki Perda tahun 2017 tentang Pojok Laktasi,” terang mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.
Masih menurut Arbani, untuk ruang Pojok Laktasi, itu tidak harus luas. Namun, tetap menggunakan standarisasi Pojok Laktasi, yang sehat dan higienis. Seperti, ruangan minimal berukuran 2×2 meter yang dilengkapi alat seperti almari pendingin untuk menyimpan ASI, alat pompa ASI hingga kantong ASI.
“Agar, saat ASI eksklusif ini keluar dan tersimpan dengan baik. Sehingga, nantinya bisa diberikan kepada anak,” ujar Arbani.
Ditambahkannya, dari kolaborasi itu, dirinya sudah memulai pembinaan Pojok Laktasi di 14 perusahaan dan dua pasar. Karenanya, diharapkan perusahaan atau pabrik, terutama yang memperkerjakan wanita terutama ibu menyusui, nantinya dapat menyediakan ruang Pojok Laktasi.
Sekedar diketahui, peresmian dan gelaran lomba yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, adalah bagian dari Peringatan Hari Ibu. Karenanya, sejumlah Srikandi dilibatkan dari sejumlah pelaksanaan itu. (sit)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen
Kabupaten Malang2 mingguLihat Langsung Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Kunjungi Puskesmas Ngajum dan Kromengan


















