Kabupaten Malang
Peringati Hari Ibu, Bupati Sanusi Berangkatkan Jalan Sehat IGTKI Poncokusumo

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, memberangkatkan Jalan Sehat Peringatan Hari Ibu yang diselengarakan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Poncokusumo di Balai Desa Belung Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Sabtu (24/12/2022).
Turut hadir pada acara ini Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi beserta istri, Bunda Paud Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah, Ketua PGRI Kabupaten Malang, sebagian Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Camat dan Muspika Poncokusumo.
Bupati Malang, HM Sanusi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada IGTKI dan PGRI Kecamatan Poncokusumo, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ibu ini. “Mudah-mudahan, kita semua senantiasa diberikan kemudahan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi para generasi penerus di Kabupaten Malang,” ujarnya.
Baca juga:
- Meriahkan HUT Desa Ngabab, Wabup Malang Beri Apresiasi Perjalanan Panjang Desa Harmonis dan Berbudaya
- Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Malang Rakor Pelaksanaan Pengelolaan BLUD Puskesmas dan RSUD
- Wabup Malang Buka Program Skrining RHD dan Berharap Miliki Manfaat Besar untuk Generasi Muda
- Pemkab Malang Raih Opini WTP Ke-12 dari BPK RI
- Bupati Malang dan Kepala OPD Salat Idul Adha di Desa Pagersari Ngantang, Wabup Salat di Pujon
Momentum Hari Ibu ini, bupati kembali mengajak untuk merefleksikan peran dari sosok wanita yang menjadi tiang penyangga dalam sebuah keluarga. “Pada dasarnya, dalam perayaan Hari Ibu yang kita peringati setiap tanggal 22 Desember ini, kita semua kembali diingatkan akan perjuangan kaum perempuan di Indonesia di masa lalu. Di mana pada masa lampau, nasib kaum perempuan masih belum seberuntung saat ini,” ucap Bupati Malang.
Dijelaskannya, bahwa sumbangsih wanita sangatlah penting dan dibutuhkan pada seluruh aspek kehidupan. “Sebagaimana disebutkan bahwa Al-Ummu Madrasatul Ula, yang berarti bahwa seorang ibu merupakan sekolah pertama bagi anaknya. Dengan demikian, seorang ibu haruslah memberikan keteladanan dalam aspek sikap, perilaku dan kepribadian anak. Sebab secara tidak langsung, segala bentuk tindak dan tanduk seorang ibu, akan menjadi panutan bagi anak-anaknya,” ujarnya.
Dikatakan pula, bahwa seorang ibu harus bisa menjalankan kewajiban dan fungsinya dengan baik. “Begitupun jika ibu menjalankan kewajiban dan fungsinya dengan baik di dalam sebuah rumah tangga, maka wanita tersebut akan melahirkan anak-anak yang sholeh serta menjadi generasi yang berkualitas, berbudi luhur dan agamis,” jelasnya.
Menurutnya, seorang ibu merupakan orang terdekat pertama bagi anak. Keterikatan antara dua insan tersebut bahkan telah terjalin baik secara fisik maupun psikis sejak janin berada di dalam kandungan.
“Seorang ibu, dituntut untuk dapat menjadi guru bagi anak-anaknya. Di mana dalam menjalankan tugas tersebut, juga diperlukan kesabaran, kelembutan serta keistiqomahan yang memerlukan begitu banyak pengorbanan. Tanggung jawab ini memanglah berat, namun kemuliaannya begitu besar,” tutur Bupati Malang. (pro/gie)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen
Kabupaten Malang2 mingguLihat Langsung Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Kunjungi Puskesmas Ngajum dan Kromengan


















