Kabupaten Malang
Tekan Inflasi, Bupati Malang bersama Forkopimda Gelar Operasi Pasar dan Beri Migor Gratis

Memontum Malang – Pemerintah Kabupaten Malang melaksanakan operasi pasar murah di Pasar Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (22/02/2023) pagi. Dalam kegiatan ini, Bupati Sanusi, bersama Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Wakapolres Malang, turun dan memberikan langsung kepada masyarakat pembeli.
Sementara beberapa bahan pokok yang dihadirkan dalam operasi pasar, diantaranya minyak goreng (Migor), beras, gula pasir dan telur ayam. Di kesempatan sama, selain melakukan operasi pasar, Bupati Sanusi juga memberikan Migor gratis kepada beberapa ibu lanjut usia (Lansia), yang tampak sudah antre di depan meja stand.
“Hari ini, pada operasi pasar murah di sini, kita siapkan stand dengan jual beras kelas premium, minyak goreng, gula pasir dan telur ayam. Kalau di wilayah Kabupaten Malang, operasi pasar murah ini digelar bukan karena langka. Namun, karena hasil arahan, yang salah satunya dari rapat koordinasi high level Kepala Daerah dan Forkopimda se Jawa Timur bersama Gubernur Jawa Timur di Surabaya, beberapa hari lalu,” ujar Bupati Sanusi.
Baca juga :
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
Dijelaskannya, bahwa Gubernur Jawa Timur meminta seluruh daerah kota dan kabupaten di Jawa Timur, untuk melakukan operasi pasar murah. Tujuannya, supaya nantinya seluruh bahan pokok itu tersedia dengan harga yang sudah ditentukan. Artinya, operasi pasar murah juga untuk mencegah terjadinya inflasi yang dapat mempengaruhi perekonomian secara nasional.
Bahkan, tambahnya, Presiden RI juga menginstruksikan agar setiap daerah berusaha menstabilkan harga kebutuhan pokok di tingkat pasaran. Sementara pada operasi pasar murah sekarang, Pemkab Malang mensiapkan empat komoditi. Yakni, beras kelas premium harga Rp 8.500 perkilogram, minyak goreng Rp 12.600 perkemasan kantong dan Rp 14 ribu perliter, gula pasir harga Rp 12.500 perkilogram dan telur ayam harga Rp 24 ribu perkilogram.
”Sedangkan untuk persiapan memasuki bulan Ramadan, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Malang, sudah cukup. Itu karena, kita mengalami surplus. Seperti beras surplus 80 ribu ton, gula juga ribuan ton karena kita produksi gula. Untuk minyak goreng, kita mendapat support dari distributor. Operasi pasar murah ini, akan berlanjut selama arahan pemerintah pusat dan selama kebutuhan masyarakat meningkat,” jelasnya. (pro/gie)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















