Kabupaten Malang
Buka Turen Education Expo 2023, Bupati Malang Berharap Dunia Pendidikan Semakin Maju

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, membuka Turen Education Expo 2023 di Gedung Terbuka dan Sasana Kaya Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jumat (24/02/2023) siang. Turut hadir pada acara itu, Wakapolres Malang, Kasdim 0818 Malang-Batu, Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Muspika Turen, serta seluruh kepala desa di wilayah Kecamatan Turen.
Bupati Malang pada kesempatan itu juga meninjau lomba melukis Topeng Malangan dan meresmikan Langgar Wakaf Darussalam, serta meninjau bazar UMKM siswa siswi SMP, SMA, SMK se Kecamatan Turen. Dalam sambutannya, Bupati Sanusi mengucapkan selamat dan sukses atas dibukanya gelaran Turen Education Expo 2023. Sekaligus, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia maupun seluruh pihak, yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan Turen Education Expo 2023, ini dapat berjalan lancar sebagaimana kita harapkan bersama. Serta, dapat semakin memajukan dunia pendidikan dan kemajuan perekonomian di Kecamatan Turen,” ujar Bupati Sanusi.
Pendidikan nasional, tambahnya, mempunyai visi mewujudkan sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga Negara Indonesia. Tentunya, agar berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.
Baca juga :
- Meriahkan HUT Desa Ngabab, Wabup Malang Beri Apresiasi Perjalanan Panjang Desa Harmonis dan Berbudaya
- Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Malang Rakor Pelaksanaan Pengelolaan BLUD Puskesmas dan RSUD
- Wabup Malang Buka Program Skrining RHD dan Berharap Miliki Manfaat Besar untuk Generasi Muda
- Pemkab Malang Raih Opini WTP Ke-12 dari BPK RI
- Bupati Malang dan Kepala OPD Salat Idul Adha di Desa Pagersari Ngantang, Wabup Salat di Pujon
“Kegiatan Turen Education Expo 2023 ini menjadi salah satu wadah layanan informasi yang akurat, utamanya bagi para calon peserta didik. Karena di sini, mereka dapat bertemu langsung dengan pihak-pihak perwakilan dari sekolah maupun perguruan tinggi, guna mendapatkan gambaran yang lebih mendetail terkait pelayanan dan fasilitas yang dimiliki masing-masing institusi pendidikan,” jelasnya.
Di satu sisi, kegiatan ini juga menyediakan kesempatan bagi sekolah maupun perguruan tinggi, untuk mempromosikan lembaganya dalam hal mutu pendidikan, program-program studi yang ditawarkan, menjabarkan tentang keunggulan-keunggulannya, besaran biaya pendidikan, kesempatan peluang kerja di masa yang akan datang. Lalu, serta sebagai wadah interaksi langsung antara orang tua calon peserta didik dengan pihak penyelenggara pendidikan.
“Ke depannya, saya berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Sehingga, dapat memacu semangat dan motivasi serta menjadi inspirasi bagi para siswa, baik di Kecamatan Turen maupun di Kabupaten Malang secara umum,” paparnya.
Bupati Malang juga berkesempatan mengesahkan Tari Turyyan Tapada serta menyerahkan Penghargaan kepada seniman Turen atas dedikasinya dalam cipta Tari Turyyan Tapada. (pro/gie)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen
Kabupaten Malang2 mingguLihat Langsung Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Kunjungi Puskesmas Ngajum dan Kromengan


















