Kabupaten Malang
Gelar Panen Raya Padi di Clumprit, Bupati Malang Ingatkan Kemandirian Pangan

Memontum Malang – Panen Raya Padi bertema ‘Menuju Tani Tangguh Malang Makmur’ digelar petani di Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Rabu (15/03/2023) tadi. Pelaksanaan itu, dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Malang hingga Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Jawa Timur dan Muspika Kecamatan Pagelaran.
Dalam kesempatan itu, Bupati Malang memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Clumprit, dimana para petani dan segenap masyarakat bisa menyelenggarakan kegiatan panen raya. “Mudah-mudahan, keberhasilan panen bagi para petani padi di Desa Clumprit, akan membawa keberkahan, kesejahteraan juga kemakmuran bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Malang,” kata Bupati Malang.
Ditambahkan Bupati Sanusi, Kabupaten Malang dianugerahi dengan khazanah kekayaan alam yang luar biasa. Tidak terkecuali, pada sektor pertanian. Di mana sebagai wilayah agraris, Kabupaten Malang merupakan salah satu kawasan penyangga swasembada pangan di Jawa Timur.
Baca juga:
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
Mengacu pada data Kabupaten Malang pada 2023, total produksi padi di Kabupaten Malang pada tahun 2022 lalu mencapai 501.679 ton dengan ketersediaan beras sebesar 323.110 ton dan total konsumsi beras penduduk sebesar 241.328 ton. Sehingga artinya, terdapat lebih dari 81 ribu ton surplus beras yang dimiliki oleh Kabupaten Malang.
“Semoga hasil panen di Desa Clumprit dapat turut berkontribusi terhadap keswasembadaan pangan di Kabupaten Malang. Dengan harapan, produktivitas padi di Kabupaten Malang juga akan terus meningkat baik dari aspek kuantitas maupun kualitas.” tambah Bupati Malang.
Bupati Malang juga menginformasikan bahwa di sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Malang telah berkomitmen untuk menggenjot produksi padi. Di antaranya, melalui penambahan mesin penggilingan padi modern atau rice milling plant juga alat pengering padi atau dryer. Upaya peningkatan produktivitas pertanian ini akan terus didorong guna menaikkan kapasitas panen. Selain bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Malang, peningkatan panen padi tersebut juga bertujuan untuk mempertahankan ketahanan pangan baik pada skala Domestik, Regional maupun Nasional.
“Kami optimistis, ketahanan pangan nasional dapat tercapai manakala program mandiri pangan mampu dioptimalkan. Salah satunya, melalui berbagai kemudahan baik pada akses budidaya, pemeliharaan hingga pasca-panen seperti pupuk bersubsidi dan Alsintan (alat dan mesin pertanian),” ujar Bupati Malang. (pro/sit)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















