Kabupaten Malang

Stasiun Geofisika Malang Catat 670 Kejadian Gempa selama April 2025

Diterbitkan

-

GEMPA: Titik gempa yang terjadi selama gempa April 2025. (ist)

Memontum Malang – Wilayah Jawa Timur dan sekitarnya mengalami aktivitas kegempaan yang cukup tinggi sepanjang April 2025. Berdasarkan analisis Stasiun Geofisika Malang, tercatat ada sebanyak 670 kejadian gempa bumi selama periode itu. 

Kepala BMKG Karangkates, Ma’muri, mengatakan bahwa sebagian besar gempa yang terjadi bersumber dari aktivitas pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan lempeng Eurasia serta pergerakan patahan lokal. “Mayoritas gempa terjadi di laut. Khususnya di Selatan Pulau Jawa, akibat subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia. Sementara itu, beberapa gempa dangkal juga terjadi di daratan akibat aktivitas patahan lokal,” kata Ma’muri. 

Dari total sebanyak 670 kejadian gempa, tambahnya, 561 diantaranya merupakan gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 km, 108 gempa berkategori menengah dengan kedalaman antara 60 km hingga kurang dari 300 km dan satu gempa tergolong dalam dengan kedalaman lebih dari 300 km. Magnitudo terbesar yang tercatat selama April, adalah M 5.0, sementara gempa terkecil memiliki magnitudo M 1.0.

Baca juga :

Frekuensi gempa mencapai puncaknya pada 21 April 2025, dengan total 42 kejadian dalam satu hari. Sementara jumlah gempa terendah, terjadi pada 17 April dengan 13 kejadian. 

Selain itu, BMKG mencatat lima gempa bumi yang dirasakan oleh masyarakat selama bulan April. Meski demikian, mayoritas gempa yang terjadi tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan. 

Advertisement

“Meskipun sebagian besar gempa tidak berpotensi merusak, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya gempa yang lebih besar di kemudian hari,” tambah Ma’muri. 

BMKG mengimbau kepada masyarakat, untuk terus memperbarui informasi terkait gempa bumi serta memahami langkah-langkah mitigasi, guna mengurangi risiko jika terjadi gempa yang berpotensi merusak. (hms/had/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas