Hukum & Kriminal
Sepuh Bunuh Diri di Kandang Kambing Ngajum

Memontum Malang – Misterius apa sebab Jayadi (70) warga RT01/RW04, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang mengakhiri hidupnya. Kamis (17/1/2019) pagi, ia ditemukan tidak bernyawa di kandang kambing miliknya.
Kali pertama, kondisi korban diketahui Edy Peny (49). Saksi awalnya hendak mencari sayur dekat rumah korban. Bareng melewati kandang kambing milik korban, ia melihat Jayadi duduk tak bergerak. Bareng melihat ada tali di leher korban, saksi sontak berteriak.
Teriakan saksi mengundang saksi-saksi lainnya sehingga informasi kejadian segera diketahui perangkat desa san tersambung ke Polsek Ngajum. Pukul 07.00, anggota Polsek Ngajum mendatangi lokasi kejadian.
Sejumlah saksi-saksi dimintai keterangannya. Hadir ke lokasi, anggota Babinsa, perangkat desa dan tim medis Puskesmas setempat. Saat diperiksa, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
“Keluarga menerima kejadian sebagai takdir dan musibah murni,” ungkap Kapolsek Ngajum, AKP Farid Fathoni kepada Memontum.com, Kamis sore. Ditambahkan mantan Humas Polres Malang itu, pihak keluarga tidak menuntut dan melanjutkan penyelidikan. (sos)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen
Kabupaten Malang2 mingguLihat Langsung Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Kunjungi Puskesmas Ngajum dan Kromengan



















