Kabupaten Malang
Banjir Setinggi 1 Meter Terjang Sitiarjo, Jalan Sumawe-Gedangan Malang Lumpuh

Memontum Malang – Hujan deras yang terjadi di wilayah Malang Selatan sejak Sabtu (10/09/2022) hingga Minggu (11/09/2022) pagi, mengakibatkan wilayah Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, diterjang banjir hingga setinggi 1 meter. Banjir yang terjadi sejak Minggu (11/09/2022) sekitar pukul 06.00, itu akibat luapan air dari Sungai Penguluran, yang menggenangi jalan hingga sepanjang 1 KM di Jalan Raya Sitiarjo.
“Banjir ini mengulang kejadian tahun-tahun sebelumnya, atau sekitar tahun 2013. Beruntungnya, sementara hanya merusak pepohonan dan tidak sampai membawa hewan ternak warga,” ujar salah seorang warga yang berdomisili di seberang Sungai Penguluran, Minggu (11/09/2022) tadi, kepada Memo X (grup Memontum.com).
Dikatakannya, meski untuk sementara waktu belum ada korban jiwa, namun warga terus waspada akan terjadinya banjir susulan. Sesuai data yang didapat dari petugas Tagana Korwil Malang Selatan, menyebutkan ada dua dusun yang terdampak dalam bencana alam ini. Yakni, Dusun Palung dan Dusun Krajan Kulon di Desa Sitiarjo, yang rumahnya kemasukan air.
Baca juga :
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
“Itu dampak yang ringan. Sejumlah rumah, hanya kemasukan air. Sementara untuk korban jiwa, sementara tidak ada,” terangnya.
Dari pantauan langsung di lokasi bencana, kejadian ini sempat melumpuhkan akses jalan sepanjang 200 meter dari Sumawe menuju ke Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan. Karena ketinggian air hingga mencapai 1 meter, para pengguna jalan tidak bisa melintas.
Karenanya, untuk bisa menjangkau ke desa tetangga, warga harus balik kanan menuju arah Sumbermanjinng Wetan. “Saya menunggu sudah hampir 1,5 jam. Tetapi, air belum juga surut. Meski terpaut waktu selama 1 jam untuk sampai Gedangan, terpaksa harus lewat atau memutar balik melewati Jalan Sumbermanjing Wetan,” terang warga Rejoyoso Kecamatan Bantur, Mendung. (sur/sit)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















