Kabupaten Malang
Kemendikbud Bersama KEK Singhasari Siap Cetak SDM Unggul

Memontum Malang – Kawasan ekonomi khusus (KEK) Singhasari terus berkomitmen untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang nantinya bisa diharapkan menjadi daya saing utama di era digital ekonomi.
Sebagai KEK pertama di bidang digital, KEK Singhasari bersama-sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jendral (Ditjen) Pendidikan Vokasi, menggandeng Amazon Web Service (AWS) guna melakukan upskilling kepada guru-guru SMK tingkat Nasional dalam kegiatan ‘Workshop Peningkatan Kompetensi Guru SMK bidang Cloud Computing’.
Workshop tersebut, bertempat di Pendopo Museum KEK Singhasari, Senin (19/10), yang merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman terkait pengembangan Pendidikan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dan juga perjanjian kerjasama peningkatan kompetensi SDM bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi pada pendidikan Vokasi dan KEK Singhasari.
“Ini adalah salah satu bentuk komitemen untuk mewujudkan link and match, antara pendidikan vokasi, dalam hal ini merupakan SMK dengan dunia industri yang dimana representasinya adalah KEK Singhasari yang memang perlu SDM terampil di jenjang pendidikan menengah yang bisa disuplai oleh SMK,” ujar Kasubdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerja Sama Industri Direktorat Pembinaan SMK, Kemendikbud, Saryadi, Senin.
Pada kesempatan itu, Direktur Kementrian dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Indsutri, Ditjen Pendidikan Vokasi, Ahmad Saufi, melalui video conference menjelaskan, salah satu bidang dalam teknologi informasi dan komunikasi yang paling populer dan dibutuhkan saat ini adalah cloud computing. Sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengola Big Data yang memudahkan untuk interaksi dan aktivitas.
“Oleh karena itu, cloud computing menjadi sebuah solusi untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0 ini. Saya juga apresiasi pihak AWS yang telah mau untuk mengimplementasikan dalam pelaksanaan workshop ini, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas peserta didik SMK,” tambahnya.
Saryadi menambahkan, kegiatan ini akan lebih mengarah pada teknologi agar guru dan anak-anak nantinya bisa di arahkan untuk menjadi praktisioner.
“Jadi nanti tidak lagi sekolah di haruskan mempunyai hardware yang mahal, tapi cukup dengan komputer standart pun itu sudah bisa dalam mengimplementasikan cloud computing. Ini juga diharapkan nanti bisa memangkas biaya di sekolah juga,” tutupnya. (riz/sit)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















