Hukum & Kriminal
Penggeblok Padi Meregang Nyawa Usia Tersambar Petir di Persawahan Kagrengan Ngijo Malang

Memontum Malang – Hujan deras disertai petir terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Malang bagian Utara, Rabu (09/03/2022) sore. Fenomena alam tersebut, mengakibatkan seorang penggeblok Padi (perontok bulir Padi, red) bernama Andik Winarko, menghembuskan nafas terakhirnya setelah tersambar petir di area Persawahan Kagrengan Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
Penggeblok Padi tersebut merupakan warga RT 12/RW 04, Dusun Langlang 4, Desa Langlang, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kepala Dusun Langlang 4, Sri Istikharoh, mengatakan bahwa sekitar pukul 14.30, di wilayahnya terjadi hujan disertai petir yang menggelegar.
“Beberapa waktu kemudian ada kabar di grub WhatsApp jika ada warga yang tersambar petir. Setelah ditelusuri ternyata, korban merupakan warga saya, di RT 12 RW 4,” kata Sri Istikharoh saat dihubungi Memontum.com, Rabu (09/03/2022) malam.
Baca juga:
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
Ia juga menjelaskan berdasarkan keterangan beberapa saksi, bahwa korban sedang menggunakan headset dikala nggeblok padi. “Penyebab dari kejadian tersebut karena korban sedang menggunakan headset, kemudian petir menyambar hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Saat menggunakan headset, korban sedang panen atau istilahnya nggeblok Pari,” tambahnya.
Istikharoh juga menjelaskan bahwa dalam kesehariannya korban bekerja memanen Padi atau nggeblok Padi. Dirinya juga menambahkan, bahwa korban sudah diantar pulang ke rumah duka oleh pihak dari Polsek Karangploso. “Pihak keluarga sudah mengikhlaskan. Saat ini jenazah akan dimakamkan pada malam ini. Mengingat korban yang tersambar petir, jadi tidak bisa dimakamkan esok hari,” ujar Istikharoh. (cw1/gie)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















