Kabupaten Malang
Perum Jasa Tirta I Siap Kembangkan Bendungan Selorejo Ngantang ke Sektor Wisata Edukasi

Memontum Malang – Bendungan Selorejo yang berada di wilayah Desa Pandansari dan Sambirejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, merupakan salah satu bendungan yang ada di Malang Raya dan dibangun sekitar tahun 1962. Pengelolaan yang dilakukan Perum Jasa Tirta I, selain difungsikan sebagai sarana irigasi pertanian, juga sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
Untuk pengembangan, rencananya bendungan ini juga akan dioptimalkan untuk tujuan wisata. Sebagaimana yang disampaikan langsung oleh Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Reymond Variant Ruritan, saat memberikan sambutan pada acara Halal Bihalal dengan Forum Jurnalis Peduli Kali Brantas se Malang Raya, Sabtu (21/05/2022) di areal Hotel Bendungan Selorejo, Ngantang.
Reymond menjelaskan, bahwa keberadaan bendungan tersebut merupakan proyek nasional, saat masih masa orde lama. Karena pada waktu itu, banyak terjadi banjir hingga pernah merendam Alun-alun Kota Blitar.
Baca juga:
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
“Bendungan Selorejo merupakan salah satu dari sekian bendungan yang tersebar di wilayah Malang Raya. Ada Bendungan Selorejo, Karangkates, Lahor dan Sengguruh. Pada saat itu, karena sering kali terjadi banjir, maka Presiden RI pertama Ir Soekarno berkunjung ke Blitar menggagas untuk dibuatnya bendungan untuk mengatur manajemen pengairan,” ujarnya.
Menurutnya, bendungan Selorejo dan Karangkates serta yang lainnya, dibangun dengan biaya dari Jepang sebagai rampasan perang dengan tenaga ahli serta peralatannya langsung dari Jepang.
Sementara itu, Kepala Sub Divisi Pariwisata dan Jasa Lain PJT I, Inni Dian Rohani, membenarkan apa yang disampaikan oleh Dirut PJT I. “Kita sekarang ini sedang memperbaiki sarana dan prasarana, untuk tujuan wisata. Salah satunya dengan menata kembali sektor kuliner dan tempat oleh-oleh supaya lebih baik dan nyaman untuk pengunjung. Tidak hanya itu, tetapi kita juga ada fasilitas belajar berkuda, camping ground, penginapan serta hall (ruang pertemuan) dengan harga terjangkau,” ujarnya. (bir/gie)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















