Hukum & Kriminal
Pria Bertato Pengantar Paket Sabu ke Lapas Kelas 1 Malang Resmi Ditetapkan Tersangka

Memontum Kota Malang – A Fiasal (22), warga kawasan Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, masih menjalani pemeriksaan di Reskoba Polresta Malang Kota, Kamis (16/02/2023) siang. Pria dengan banyak tato di wajahnya ini, juga telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Perlu diketahui, bahwa Faisal ditangkap oleh Petugas Pemeriksaan Barang Lapas Kelas 1 Malang, Rabu (15/02/2023) sekitar pukul 10.00. Tersangka ditangkap, karena mencoba menyelundupkan barang terlarang yang diduga sabu-sabu. Yakni, dua poket SS seberat 16,6 gram tersebut diletakkan di bawah tempat makanan plastik warna hijau yang direkatkan dengan isolasi dan di atasnya diberi makanan diantaranya ayam goreng.
Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Dodi Pratama, mengatakan dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa tersangka melakukan aksinya tersebut karena diperintah oleh seseorang. “Tersangka mengakunya menerima perintah dari seseorang napi. Kemudian, tersangka menemui seorang tersebut lalu diberi kotak makanan dan diminta untuk mengirimnya ke dalam Lapas,” jelasnya.
Baca juga:
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
Dan dari hasil penyelidikan, tersangka mengaku telah melakukan aksinya tersebut sebanyak dua kali. Namun untuk kebenarannya, petugas Reskoba Polresta Malang Kota masih melakukan pengembangan.
“Kami masih terus mendalami. Kami juga akan segera berkoordinasi dengan pihak Lapas,” jelasnya.
Tersangka Ahmad Faisal dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) dan/atau Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun. (gie)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















