Kabupaten Malang
PWI Malang Raya Berikan Pemahaman Jurnalistik ke Seluruh Kades di Kabupaten Malang

Memontum Kota Malang – Persatuan Wartawatan Indonesia (PWI) Malang Raya bersama Pemkab Malang dan anggota DPR RI, Ahmad Basarah menggelar edukasi literasi media, Kamis (17/11/2022) di Pendopo Kabupaten Malang. Langkah ini dilakukan untukmenjawab keresahan masyarakat akan maraknya pemerasan mengatasnamakan wartawan.
Kegiatan yang bertemakan ‘Literasi Media Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan’ diikuti hampir 400 peserta Kades dan camat di seluruh Malang Raya. Tentunya ini untuk memberikan pemahaman kepada Kades dan camat untuk mengetahui jurnalistik dan juga bersama-sama menangkal berita hoax.
Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengatakan, bahwa pihaknya banyak menerima pengaduan. Yakni laporan mengenai pemerasan mengatasnamakan wartawan. Tidak hanya Kades saja yang kerap didatangi oknum tersebut, namun juga kepala sekolah. “Kami tidak hanya memberikan edukasi agar terhindar dari pemerasan. PWI Malang juga akan memberikan pemahaman bermedia sosial agar tak terjerat UU ITE,” ucap Cahyono.
Perlu diketahui, Dewan Pers telah mewajibkan seluruh jurnalis mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Di mana dalam kaidah jurnalistik, seorang wartawan tidak diperkenankan meminta uang kepada narasumber.
PWI Malang Raya sendiri sudah menerbitkan buku sebagai panduan di lapangan. Termasuk di dalamnya menjelaskan tentang hak jawab narasumber. Jika suatu berita terdapat ketidaksesuaian dengan pernyataan narasumber.
Baca juga :
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, menguraikan tentang empat pilar kebangsaan. Menurutnya, kebanyakan kegaduhan dan konflik yang terjadi di masyarakat timbul karena membaca berita hanya sebatas judul saja, malas baca isinya.
Maka Kades sebagai ujung tombak pemerintahan memiliki tanggung jawab dari perkembangan arus informasi. Pihaknya lantas mengambil contoh kasus pelaku percobaan pembunuhan terhadap Kapolri.
Ternyata dalam temuan dalam laptop pelaku, ia menuduh Pancasila, UU adalah produk Thogut. Disinyalir pelaku yang merupakan mahasiswa ini terpapar berbagai info negatif tersebut dari media sosial. “Maka di sinilah peran penting PWI untuk menyebarkan berita positif yang menyejukan dan mendamaikan,” ujarnya.
Wakil Bupati (Wabup) Malang, H Didik Gatot Subroto, mengapresiasi langkah PWI Malang Raya. Organisasi Jurnalis ini telah berupaya memberikan edukasi terkait literasi media yang dikemas dengan sosialiasi empat pilar kebangsaan. Acara ini sebagai wujud kontribusi bersama untuk kemajuan Indonesia.
“PWI Malang telah memberikan pencerahaan terhadap kasus pemerasan yang dilakukan oknum wartawan. Edukasi ini sangat penting untuk dapat mengantisipasi sejak dini,” ujar Didik. Maka seiring dengan hal tersebut, Camat maupun Kades, yang merupakan ujung tombak roda pemerintahan, perlu mengetahui mengenai jurnalistik. (gie)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















