Pemerintahan
Sapa Korban Terdampak Gempa di Dampit, Presiden Jokowi Pastikan Kerusakan Gempa Akan Direkonstruksi

Memontum Malang – Dalam serangkaian kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah Kabupaten Malang, Presiden Joko Widodo, juga menyapa warga di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Kamis (29/04) tadi.
Jokowi, sapaan akrab Presiden bersama rombongan didamping Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa dan Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau langsung perkembangan kondisi terakhir penanganan warga terdampak gempa bumi beberapa waktu lalu.
Baca juga:
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
Majang Tengah dipilih dalam kunjungan Presiden bersama Menteri, karena merupakan salah satu dari sejumlah lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Malang. Di lokasi ini, Kepala Negara juga meninjau tenda trauma healing, dapur umum, tenda pengungsi, hingga perkembangan pembangunan rumah sementara bagi warga terdampak yang digagas Pemerintah Kabupaten Malang.
Turut serta dalam kunjungan ini, diantaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Agung. Presiden juga memberikan pernyataan resmi dari samping mushola yang rusak akibat guncangan gempa berlokasi di tengah perkampungan warga.
“Sore ini saya berada di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Untuk meninjau gempa bumi yang terjadi beberapa hari yang lalu. Tadi saya sudah mendapatkan laporan kerusakan khusus untuk yang di Kabupaten Malang, ada 1.716 rumah. Baik yang rusak berat, sedang dan ringan,” terang Presiden Joko Widodo dalam keterangan resminya dari Majang Tengah.
Dijelaskan Jokowi, bahwa semuanya nanti akan dibantu dari Pemerintah Pusat. Presiden lantas merinci, meliputi rumah rusak berat akan dibantu Rp 50 juta, rusak sedang dibantu Rp 25 juta, dan yang rusak ringan dibantu Rp 10 juta. Beliau pun berharap nanti segera dilaksanakan rekontruksi.
Presiden juga menambahkan, untuk fasilitas umum yang rusak seperti bangunan mushola yang ada dibelakangnya saat memberikan keterangan didampingi Ketua DPR RI, Menteri PUPR, Sekretaris Kabinet, Gubernur Jatim dan Bupati Malang, juga akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR.
“Dengan ini, saya kira kita ingin agar kehidupan bisa normal kembali. Dan, kita harapkan semuanya nanti, yang terdampak gempa di Kabupaten Malang, semuanya sudah segera dimulai dikerjakan dalam bulan-bulan Mei ini,” papar Presiden Jokowo. (hms/sit)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















