Pemerintahan
Sapa Korban Terdampak Gempa di Dampit, Presiden Jokowi Pastikan Kerusakan Gempa Akan Direkonstruksi

Memontum Malang – Dalam serangkaian kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah Kabupaten Malang, Presiden Joko Widodo, juga menyapa warga di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Kamis (29/04) tadi.
Jokowi, sapaan akrab Presiden bersama rombongan didamping Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa dan Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau langsung perkembangan kondisi terakhir penanganan warga terdampak gempa bumi beberapa waktu lalu.
Baca juga:
- Meriahkan HUT Desa Ngabab, Wabup Malang Beri Apresiasi Perjalanan Panjang Desa Harmonis dan Berbudaya
- Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Malang Rakor Pelaksanaan Pengelolaan BLUD Puskesmas dan RSUD
- Wabup Malang Buka Program Skrining RHD dan Berharap Miliki Manfaat Besar untuk Generasi Muda
Majang Tengah dipilih dalam kunjungan Presiden bersama Menteri, karena merupakan salah satu dari sejumlah lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Malang. Di lokasi ini, Kepala Negara juga meninjau tenda trauma healing, dapur umum, tenda pengungsi, hingga perkembangan pembangunan rumah sementara bagi warga terdampak yang digagas Pemerintah Kabupaten Malang.
Turut serta dalam kunjungan ini, diantaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Agung. Presiden juga memberikan pernyataan resmi dari samping mushola yang rusak akibat guncangan gempa berlokasi di tengah perkampungan warga.
“Sore ini saya berada di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Untuk meninjau gempa bumi yang terjadi beberapa hari yang lalu. Tadi saya sudah mendapatkan laporan kerusakan khusus untuk yang di Kabupaten Malang, ada 1.716 rumah. Baik yang rusak berat, sedang dan ringan,” terang Presiden Joko Widodo dalam keterangan resminya dari Majang Tengah.
Dijelaskan Jokowi, bahwa semuanya nanti akan dibantu dari Pemerintah Pusat. Presiden lantas merinci, meliputi rumah rusak berat akan dibantu Rp 50 juta, rusak sedang dibantu Rp 25 juta, dan yang rusak ringan dibantu Rp 10 juta. Beliau pun berharap nanti segera dilaksanakan rekontruksi.
Presiden juga menambahkan, untuk fasilitas umum yang rusak seperti bangunan mushola yang ada dibelakangnya saat memberikan keterangan didampingi Ketua DPR RI, Menteri PUPR, Sekretaris Kabinet, Gubernur Jatim dan Bupati Malang, juga akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR.
“Dengan ini, saya kira kita ingin agar kehidupan bisa normal kembali. Dan, kita harapkan semuanya nanti, yang terdampak gempa di Kabupaten Malang, semuanya sudah segera dimulai dikerjakan dalam bulan-bulan Mei ini,” papar Presiden Jokowo. (hms/sit)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen
Kabupaten Malang2 mingguLihat Langsung Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Kunjungi Puskesmas Ngajum dan Kromengan


















