Kabupaten Malang

Tekan Inflasi Kabupaten Malang, Wabup Lathifah Ikuti Launching Gerakan Pangan Murah Polri

Diterbitkan

-

GPM: Wabup Lathifah saat menyerahkan beras kepada masyarakat di sela Launching Gerakan Pangan Murah Polri. (pemkab for memontum)

Memontum Malang – Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, mengikuti pelaksanaan Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri untuk masyarakat Kabupaten Malang melalui Video Confrence, bersama Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno, di Pendopo Kecamatan Pakisaji, Kamis (14/05/2025) tadi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, unsur Forkopimda, seperti Kasdim 0818 Malang-Batu, Pimpinan Bulog Cabang Kebonagung, Kepala OPD hingga Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Malang.

Gelaran yang dilakukan ini, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Malang. Melalui dukungan penuh dari seluruh jajaran, Polri berkomitmen agar program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi salah satu langkah strategis dalam pengendalian inflasi serta penguatan ketahanan pangan di Indonesia.

Kick Off Launching GPM Polri ini, dilaksanakan untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan ini, tentunya untuk membantu masyarakat serta sebagai bukti bahwa Polri serius dalam mendukung asta cita Presiden RI, terkait ketahanan pangan. Sementara pelaksanaan launching sendiri, dibuka secara langsung Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di wilayah Polres Jakarta Utara.

Dalam rangkaian itu, Polres Malang menggelar GPM Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Beras medium yang dijual dalam kemasan 5 kg, dibanderol dengan harga yang lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 12.500 per kg. Di Kabupaten Malang, GPM ini dilaksanakan selama lima hari, yaitu pada tanggal 6, 12, 13, 14 dan 15 Agustus 2025.

Baca juga :

Advertisement

BERAS: Kapolres Malang saat memberikan beras kepada masyarakat. (pemkab for memontum)

Sedangkan dalam serangkaian pelaksanaan ini, disediakan total 40 ton beras. Sementara di daerah lain, tersedia sekitar 20 ton. Beras yang dijual, merupakan kualitas medium yang dipasok langsung dari Bulog cabang Kebonagung.

Melalui gerakan ini, diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah dan terjangkau. “Pemkab Malang akan selalu berusaha berpihak kepada masyarakat untuk menekan jangan sampai terjadi inflasi. Terutama saat ini, ketika masyarakat tengah menghadapi tahun ajaran baru yang membutuhkan banyak biaya untuk kebutuhan pendidikan anak. Jika ditambah dengan inflasi tinggi, maka masyarakat akan semakin menderita. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang akan turun tangan untuk melakukan upaya-upaya supaya inflasi ini bisa ditekan,” kata Wabup Lathifah.

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo, menambahkan bahwa bila nantinya penjualan terjadi antusias masyarakat yang cukup tinggi, maka pihaknya akan koordinasi dengan Bulog untuk menambah kuota harian.

Dalam serangkaian pelaksanaan itu, Wabup Lathifah dan Kapolres Malang juga turut menyerahkan beras yang di beli oleh masyarakat. Masyarakat sendiri, nampak antusias dengan adanya GPM yang diinisiasi oleh Polri. (kom/gie/adv)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas