Kabupaten Malang
Terima RKP DBHCHT Rp 2 Miliar, Disnaker Kabupaten Malang Bidik 3 Pelatihan dengan 10 Kegiatan

Memontum Malang – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang menerima rencana kerja perubahan (RKP) sebesar Rp 2 miliar, untuk bidang kesejahteraan masyarakat dari dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2025. Dengan tambahan anggaran dari sisa lebih pembiayaan (Silpa) itu, maka secara keseluruhan di tahun 2025, ada total alokasi sekitar Rp 10,433 miliar dana yang dioptimalkan Disnaker.
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Malang, Yudhi Hindharto, menjelaskan bahwa RKP tambahan sebesar sekitar Rp 2 miliar, dalam pemanfaatan akan digunakan untuk peruntukan yang sama, yakni dalam bidang kesejahteraan masyarakat. Adapun sasaran yang disiapkan, yaitu mencakup tiga jenis pelatihan dan 10 kegiatan. Tiga jenis itu, yakni mulai pelatihan Babershop, Barista dan Digital Marketing.
“Untuk sistem pelatihan yang dilakukan, nantinya sesuai dengan ketentuan yang ada. Seperti untuk peserta, melibatkan tenaga buruh rokok, petani tembakau dan petani cengkeh, hingga warga Kabupaten Malang. Sedangkan usia peserta, antara 18 tahun hingga 40 tahun dan tetap melibatkan balai latihan kerja (BLK),” terang Yudhi, Rabu (13/08/2025) tadi.
Secara keseluruhan, tambah Yudhi, untuk peserta pelatihan yang dijangkau dinas adalah mencapai angka 921 peserta. Tentunya, dengan beragam jenis pelatihan yang sudah disesuaikan dan bermacam kegiatan.
Baca juga :

“Dari satu jenis pelatihan, itu ada beragam jenis kegiatan yang disiapkan. Sehingga, tidak hanya teori dan praktek saja yang diberikan. Namun, seusai pelatihan juga dilakukan monitoring terhadap peserta,” tambahnya.
Terkait rencana pelaksanaan pelatihan dari RKP, Yudhi mengurai, bahwa sekarang tengah dilakukan beberapa tahapan. Ketika tahapan dan semuanya siap, maka proses pelatihan akan langsung digulirkan.
“Harapannya, tentu lebih cepat akan lebih bagus. Namun, karena semua ada tahapannya, maka harus dilalui dahulu satu persatu. Sehingga, semoga pada Oktober 2025, semua sudah siap dan bisa dijalankan sesuai dengan ketentuan,” imbuhnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada semester awal pengalokasian DBHCHT 2025 untuk bidang kesejahteraan masyarakat, Disnaker menerima alokasi senilai Rp 8,433 miliar. Dari anggaran itu, teralokasi untuk dua kegiatan. Yakni, pelatihan dengan anggaran sekitar Rp 8 miliar, sementara sisanya atau sekitar Rp 433 juta, untuk BPJS Ketenagakerjaan. (sit/adv)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Ingatkan Kepsek Bisa Jaga Disiplin ASN di Lingkungan Sekolah
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen


















