Blitar
Warga Malang Akhiri Hidup dengan Menceburkan Diri ke Aliran Sungai Brantas Blitar

Memontum Blitar – Taufik Junaidi (32), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, nekat mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke aliran Sungai Brantas di Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Sabtu (26/02/2022).
Kapolsek Lodoyo Barat, AKP Tamim Anwar, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa sebelumnya korban bersama keluarganya, berencana melakukan pengobatan alternatif di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. “Korban rencananya dibawa oleh keluarganya ke Padepokan Nur Dzat Sejati, karena ada dugaan mengalami gangguan kejiwaan,” kata AKP Tamim Anwar, Minggu (27/02/2022).
Lebih lanjut Tamim menyampaikan, namun setelah tiba di lokasi pengobatan, ternyata padepokan sedang libur praktek. Akhirnya, korban bersama keluarganya memutuskan untuk menginap di penginapan dekat padepokan.
Baca juga:
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
“Di sekitar padepokan itu, kan ada penginapan. Kemudian, mereka memutuskan untuk menginap di sana,” imbuh Kapolsek.
Tamim menambahkan, sebelum kejadian berlangsung, korban sempat melaksanakan Salat Jumat. Namun, usai melaksanakan Salat Jumat, korban terlihat berlari sambil berteriak-teriak hendak bunuh diri.
“Keluarga korban saat itu berupaya mengejar, namun korban tidak ditemukan,” imbuhnya.
Kapolsek Lodoyo Barat menambahkan, sementara menurut keterangan beberapa saksi, seperti ada pencari rumput yang melihat korban berlari ke arah Utara. Bahkan, sekelompok pemancing di pinggir Sungai Brantas, juga mengaku melihat lelaki dengan ciri-ciri mirip korban berjalan di pinggir sungai.
“Ada pemancing yang melihat ada seorang lelaki yang tenggelam dan hanyut di sungai sambil melambaikan tangan, seperti tidak bisa berenang,” paparnya.
Setelah dilakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai Brantas, korban akhirnya berhasil diketemukan di aliran Sungai Brantas wilayah Desa Gandean Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Minggu (27/02/2022) sekitar pukul 09.00. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. (jar/sit)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















