Kabupaten Malang
Wujudkan Kabupaten Malang Bebas Stunting, Dinkes Gandeng Poltekkes

Memontum Malang – Berbagai upaya dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, dalam menurunkan angka stunting. Selain pemutakhiran data, dinas juga menggalang kerja sama dengan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Malang.
Rencananya, kerja sama ini salah satunya akan menyasar pada edukasi dan sosialisasi gizi. Lalu, Poltekkes juga akan melakukan pendampingan pada kader kesehatan untuk memasukkan data bayi yang sudah ditimbang secara elektronik, pada aplikasi milik Kementrian Kesehatan.
“Kerja sama dengan Poltekkes, khususnya jurusan gizi adalah untuk penanganan kasus stunting di Kabupaten Malang. Petugas yang nantinya ditunjuk oleh Poltekkes, akan melakukan pendampingan untuk pendataan bayi yang sudah ditimbang. Lalu, mengupload data tersebut secara elektronik,’’ kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Mursyida, Selasa (12/07/2022) tadi.
Baca juga:
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
Mursyida menjelaskan, dengan adanya laporan secara elektronik, maka akan menyamakan data yang ada. Baik itu data dinas, provinsi dan pusat. Karena seperti di daerah atau dinas, data kasus stunting di Kabupaten Malang 8 persen. Sementara di pusat, masih tercatat lebih dari 17 persen.
“Perbedaan ini setelah kami pelajari, karena ada data yang belum terupdate di pusat. Itu sebabnya, kami membutuhkan pendamping,’’ terangnya.
Mengenai kerja sama nantinya, papar Mursyida, sesuai dengan hasil rapat koordinasi yang digelar beberapa waktu lalu. Di mana dalam rapat itu, melibatkan mulai kepala desa, akademisi, camat, kepala OPD terkait dan rumah sakit serta beberapa lembaga lain. Sementara dalam rapat, juga menyebutkan bahwa ada kelemahan dalam pendataan saat bulan timbang. “Dengan cara ini, harapannya tentu masalah stunting bisa 0 persen,” tegasnya. (sit)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















