Kabupaten Malang
Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan, Aremania Malang Selatan Kepung Pusat Kota Kepanjen

Memontum Malang – Ribuan Aremania dan Aremanita Malang Selatan, kembali turun ke jalan di jantung Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, untuk menuntut keadilan dan meminta usut tuntas tragedi Kanjuruhan, Minggu (27/11/2022) tadi. Aksi massa dari mulai anak kecil hingga orang dewasa, itu dilakukan dengan memblokade perempatan Ibu Kota Kepanjen.
Walaupun saat itu hujan terus mengguyur lokasi aksi turun jalan, namun ribuan massa tetap lantang dan bersama-sama satu tekad dengan meminta usut tuntas.
Gelombang aksi massa ini, berkumpul sejak siang di Pasar Sumedang di Jalan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen. Kemudian, massa secara bersama-sama dengan berjalan kaki menuju simpang empat pusat Kota Kepanjen. Kontan, akses utama perkotaan itu, pun menjadi tertutup total.
Selama turun ke jalan, tidak ketinggalan aksi massa juga membawa spanduk, banner dan keranda. Termasuk, menyajikan teatrikal Tragedi Kanjuruhan. Dengan mengenakan dresscode hitam-hitam, mereka menyuarakan aksi usut tuntas tragedi yang menghilangkan 135 nyawa.
Baca juga :
- Tinjau Kondisi SDN 2 Pakisjajar, Bupati Malang Rencanakan Renovasi di 2027
- Putra Daerah Kabupaten Malang Masuk 5 Kandidat Wonderful Indonesia Awards 2026 Kategori Local Hero in Tourism
- Strategi Investasi Daerah, Bupati Malang Kunjungan Kerja ke Pemprov Lampung
- Kejari Malang Geledah Kantor Dinkes Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulance Tahun 2022
- Tingkatkan Kualitas Pertanian, Pemkab Malang Penandatanganan Rencana Kerja Sama dengan Stichting Agriterra
Di simpang empat Kepanjen tersebut, Aremania juga menggelar doa dan tahlil bersama. Kemudian, menyampaikan aspirasi kepada Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, yang selama aksi turun jalan juga turut hujan-hujan di tengah ribuan Aremania.
“Tuntutan kami pada aksi ini, selain menuntut keadilan atas tragedi Kanjuruhan, juga ditujukan kepada PSSI. Karena sejak kejadian sampai sekarang, tidak ada kelanjutan proses hukum dari PSSI,” terang Aremania Korwil Kepanjen, Teguh Gondrong.
Disampaikan Teguh, aksi solidaritas ini tidak akan berhenti sebelum keadilan ditegakkan. Bahkan, Aremania akan kembali melakukan aksi turun jalan untuk terus menuntut keadilan.
“Mereka ini terpanggil karena hati nurani dan kemanusiaan. Ribuan Aremania dari Malang Selatan berharap keadilan ditegakkan. Kasus tragedi Kanjuruhan, agar terus diusut tuntas,” ungkapnya. (sit)

Kabupaten Malang4 mingguBupati Malang Jadi Orang Pertama Pendataan Sensus 2026
Kabupaten Malang2 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang2 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang3 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang2 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang2 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat

















