Kabupaten Malang

Resmikan Wisata Edukasi Garam Sumberoto, Bupati Malang Panen 5 Ton Garam Tunnel

Diterbitkan

-

RESMIKAN: Bupati Malang dalam rangkaian peresmian wisata edukasi. (pemkab for memontum)

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, bersama istri yang sekaligus menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, meresmikan Wisata Edukasi Garam, sekaligus panen sebanyak 5 ton Garam Tunnel, di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Selasa (15/04/2025) tadi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Kepala OPD, Muspika hingga Kelompok Usaha Garam Rakyat (Kugar), nelayan dan masyarakat pesisir.

Dalam momen itu, Bupati Malang menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas diresmikannya wisata edukasi garam sebagai destinasi wisata baru, khususnya di wilayah Kecamatan Donomulyo. Dirinya berharap, keberadaan wisata ini dapat semakin menambah daya tarik para wisatawan sekaligus mampu menggerakkan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Seperti kita ketahui bersama, Kecamatan Donomulyo memiliki kekayaan alam yang berlimpah. Sehingga, menjadikannya sebagai salah satu sentra kawasan pertanian, perikanan dan juga pariwisata di Kabupaten Malang. Potensi yang ada ini, merupakan karunia dari Allah SWT. Sehingga, harus senantiasa kita syukuri dengan terus menjaga dan mengembangkannya dengan bijak dan berkelanjutan agar dapat membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas,” kata Bupati Sanusi.

Baca juga :

Tunnel garam sendiri, ujarnya, merupakan sebuah sarana yang digunakan untuk mengeringkan atau mengkristalkan garam dengan cara membuat rangka. Kemudian, ditutup dengan plastik UV di bagian atas sehingga menyerupai terowongan.

Produksi garam dengan sistem tunnel sendiri, dianggap paling sesuai dengan kondisi lingkungan di wilayah Kabupaten Malang yang memiliki kondisi cuaca dengan curah hujan yang merata di sepanjang tahun. “Sehubungan dengan hal tersebut, saya menyampaikan dukungan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan inovasi berdasarkan pada kearifan lokal daerah ini. Sehingga pada muaranya sektor pertanian maupun pariwisata di Kecamatan Donomulyo ini dapat semakin maju dan berkembang,” papar Bupati Malang.

Advertisement

Dirinya juga berharap, wisata edukasi garam ini juga dapat menjadi ruang positif, baik bagi kalangan pelajar maupun umum. Yakni, untuk memperluas ilmu dan wawasan khususnya terkait budidaya garam tunnel melalui media yang lebih menyenangkan dan tidak membosankan.

“Selain untuk mengoptimalkan pemasaran garam hasil produksi dari kelompok usaha garam, semoga diresmikannya wisata edukasi ini juga dapat menjadi bagian dari upaya kita melakukan penguatan ekonomi. Mengingat keberadaan destinasi ini juga turut menghadirkan berbagai peluang usaha, mulai dari kuliner hingga industri kreatif bagi masyarakat setempat,” papar Bupati Malang. (pro/mlg/gie)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas