Kabupaten Malang

Bupati Malang Ingatkan Pentingnya Generasi Muda Sehat untuk Indonesia Emas 2045

Diterbitkan

-

HADIR: Bupati Malang saat foto bersama di momen peringatan HKN dan Peringatan Hari Ibu. (pemkab for memontum)

Memontum Malang – Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dan Peringatan Hari Ibu, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Malang, menggelar kegiatan Senam Bersama Bupati Malang, Lomba TikTok Kesehatan Reproduksi Rematri, dan Pengabdian Masyarakat di Universitas Kepanjen, Sabtu (15/11/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, Bupati Malang, HM Sanusi, hadir langsung dalam kegiatan yang mengusung tema ‘Perempuan Sehat, Keluarga Sejahtera untuk Indonesia Emas 2045’.

Disampaikan Bupati Sanusi, bahwa kesehatan perempuan dan generasi muda merupakan kunci masa depan Indonesia, termasuk Kabupaten Malang. “Kalau generasi mudanya sehat, maka masa depan Indonesia akan cerah. Rasulullah SAW, juga telah menyampaikan bahwa pemuda hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Dan perempuan adalah tiangnya agama. Jika pendidikan dan kesehatan ibunya baik, serta para pemudanya teredukasi dengan baik, maka negara ini juga akan tumbuh dengan baik,” kata Bupati Malang.

Bupati Sanusi juga menyoroti, pentingnya peran bidan dalam membimbing para ibu agar tetap sehat serta berperan aktif dalam pemantauan stunting. “IBI harus membimbing ibu-ibu agar menjadi ibu yang sehat. Bersama Pemerintah Kabupaten Malang, IBI dapat menggandeng Forkopimcam untuk menangani persoalan stunting di wilayah masing-masing, termasuk melakukan intervensi by name by address,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Sanusi juga menyinggung kondisi kesehatan jantung masyarakat Kabupaten Malang. “Saat ini sekitar 3.000 masyarakat Kabupaten Malang teridentifikasi mengalami sakit jantung. Ini harus menjadi perhatian bersama agar pola hidup sehat makin masif dijalankan,” tegasnya.

Pada momentum peringatan HKN ke-61, HM Sanusi kembali menegaskan pentingnya investasi kesehatan sebagai kekuatan bangsa. “Sehat adalah investasi kolektif. Kita semua bertanggung jawab menciptakan ekosistem yang mendukung gaya hidup sehat, mulai dari keluarga, lingkungan, hingga masyarakat luas,” jelasnya.

Advertisement

Baca juga :

Bupati Sanusi juga menyebut, bahwa salah satu program prioritas sektor kesehatan di Kabupaten Malang adalah peningkatan gizi. Sejalan dengan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak yang saat ini sudah berjalan. Prioritas berikutnya adalah percepatan penurunan stunting. Menurutnya, berdasarkan hasil survei Bulan Timbang, prevalensi stunting Kabupaten Malang berada pada angka 6,7 persen dan harus terus ditekan.

Oleh karena itu, Bupati dua periode tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Forkopimcam di tingkat kecamatan harus ikut membina masyarakat, karena dengan masyarakat yang sehat maka akan tercipta Indonesia yang maju,” jelasnya.

Terkait tantangan dalam pembangunan kesehatan, Bupati Sanusi menyampaikan bahwa edukasi dan sosialisasi menjadi faktor kunci. “Masih banyak masyarakat yang belum memperhatikan norma hidup sehat, sehingga perlu edukasi secara terus menerus. Saya berharap para bidan tetap semangat memperjuangkan kesehatan ibu dan anak, agar generasi kita menjadi kuat dan sehat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua IBI Cabang Kabupaten Malang, Bd Hj Khotik Alim Baidah, menyampaikan rangkaian kegiatan ini merupakan wujud pengabdian nyata IBI kepada masyarakat. “Kami ingin mengedukasi remaja putri tentang kesehatan reproduksi, pencegahan anemia dan defisiensi zat besi. Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan perempuan sehat dan keluarga sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Malang, atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Malang. “Semoga momentum HKN ini menggelorakan semangat bangga melayani, menurunkan AKI, AKB, serta menekan angka stunting di Kabupaten Malang,” tambahnya. (pro/mlg/gie)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas