Kabupaten Malang
Diare dan Gatal Ancam Korban Banjir Malang Selatan, Dinkes Kabupaten Minta Kebersihan Lingkungan Jadi Prioritas

Memontum Malang – Kebersihan lingkungan menjadi fokus utama instruksi Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, dalam meminimalisir penyebaran penyakit paska banjir besar di Malang Selatan. Selain tetap memberikan pelayanan kesehatan terhadap sejumlah korban banjir di posko-posko yang sudah didirikan, dinas juga berharap masyarakat juga menjaga kebersihan lingkungannya.
Dengan langkah ini, diharapkan tidak muncul penyakit, yang bisa menyerang warga. Terutama, seperti gatal-gatal hingga diare.
“Untuk mengantisipasi itu, saya sudah minta kepada tenaga kesehatan (Nakes) untuk turut sosialisasi kepada masyarakat. Yakni, dengan senantiasa menjaga lingkungan agar tetap bersih. Utamanya, seperti mulai membersihkan lumpur bekas banjir hingga genangan air,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, drg Wijanto Wijoyo.
Baca juga :
- Meriahkan HUT Desa Ngabab, Wabup Malang Beri Apresiasi Perjalanan Panjang Desa Harmonis dan Berbudaya
- Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Malang Rakor Pelaksanaan Pengelolaan BLUD Puskesmas dan RSUD
- Wabup Malang Buka Program Skrining RHD dan Berharap Miliki Manfaat Besar untuk Generasi Muda
- Pemkab Malang Raih Opini WTP Ke-12 dari BPK RI
- Bupati Malang dan Kepala OPD Salat Idul Adha di Desa Pagersari Ngantang, Wabup Salat di Pujon
Selain terkait kebersihan lingkungan, Wijanto juga berharap, distribusi air bersih kepada warga yang menjadi korban banjir juga tercukupi. Sehingga, sejumlah antisipasi yang dilakukan berikut sosialisasi, bisa berjalan maksimal.
“Distribusi air bersih juga sangat penting. Karenanya, kami berharap kebutuhan ini bisa lancar,” papar Wijanto.
Disinggung mengenai sejumlah posko pelayanan kesehatan bencana yang didirikan di titik-titik bencana banjir, mantan Kepala Puskesmas Pakis itu menjelaskan, akan tetap berlangsung selama ancaman bencana masih mengancam. Karenanya, layanan akan terus diberikan.
“Tinggal melihat kedepannya, bagaimana. Intinya, posko akan terus ada selama masih ada dampak bencana alam. Jadi, kita akan koordinasi terus dengan BPBD dan Muspika,” lanjutnya. (sit)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen
Kabupaten Malang2 mingguLihat Langsung Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Kunjungi Puskesmas Ngajum dan Kromengan


















