Kabupaten Malang
Hadiri Gebyar Seni dan Budaya Gunung Kawi, Wabup Malang Ajak Masyarakat Kian Lestarikan Budaya

Memontum Malang – Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, berharap Nguri-nguri Budaya, dalam Gebyar Seni dan Budaya Gunung Kawi di area Pesarean Gunung Kawi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, menjadi sebuah edukasi yang memiliki makna positif. Yakni, sebagai perkembangan dan kelestarian budaya di Kabupaten Malang.
Wakil Bupati Malang dalam sambutannya menyambut baik dan menyampaikan terima kasih, sekaligus apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Selain sebagai wujud peran masyarakat untuk tetap melestarikan adat budaya, kegiatan ini, sekaligus merupakan upaya nyata untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan dan juga sebagai rasa syukur.
“Mudah-mudahan kegiatan ini mampu memberikan manfaat positif dan dapat menjadi titik penyemangat bagi kita semua dalam menyongsong tahun 2023 mendatang. Serta untuk semakin meningkatkan sadar kebudayaan yang ada di Gunung Kawi,” ujarnya, Sabtu (31/12/2022) malam.
Baca juga:
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
Kabupaten Malang, tambah Wabup Didik, selain dikenal memiliki potensi alam yang indah juga dikenal sebagai daerah yang memiliki latar belakang sejarah dan kebudayaan yang luhur. Sekaligus sebagai pusat peradaban di masa lampau.
“Namun harus kita akui, bahwa nilai-nilai budaya yang luhur dan sejarah tersebut kini mulai luntur, seiring dengan pengaruh kehidupan modern saat ini. Maka, kita sebagai generasi penerus hendaknya dapat menyadari bahwa tidak ada jalan lagi selain terus berupaya melestarikan kebudayaan tersebut,” ujarnya.
Wakil Bupati Malang juga berharap, agar para pihak mampu membangun kembali tekad kuat untuk menjadikan kekayaan budaya dan nilai-nilai luhur ini tidak hanya lestari. “Semoga dengan meningkatnya intensitas kegiatan seperti ini, akan meningkat pula perhatian dan kontribusi dari para stakeholders, juga masyarakat secara luas, untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan tradisi-tradisi seperti ini, yang sangat bermakna dan memiliki nilai sejarah tingg,” paparnya.
Dirinya juga mengajak semuanya, untuk tetap menjaga kebersamaan dalam tingkatkan pelestarian budaya. “Marilah kita berupaya untuk mengemas kegiatan ini sebagai kegiatan yang bukan hanya sekadar temporari saja, tetapi disaat bersamaan memiliki nilai jual yang kompetitif dalam menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Malang, atau dengan kata lain dapat memperkaya jumlah agenda wisata budaya dan daerah tujuan wisata di Kabupaten Malang,” ungkapnya. (pro/gie)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















