Kabupaten Malang
Izin Gubernur Belum Turun, Dinkes Kabupaten Malang Tunda Rekrutmen 103 Tenaga BLUD
Memontum Malang – Rencana rekrutmen 89 tenaga kesehatan (Nakes) dan 14 tenaga administrasi atau total 103 tenaga, untuk tenaga badan layanan umum daerah (BLUD) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, dilakukan penundaan. Informasi penundaan itu, disampaikan secara resmi dalam Instagram @dinkesmalangkab, sehari paska pelaksanaan pembukaan yang jadwalnya berlangsung 4 hingga 10 September.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai penundaan rencana rekrutmen itu. Tidak bisa terlaksananya pelaksanaan, lebih kepada izin yang belum keluar.
“Karena izin dari Gubernur Jatim masih masih belum turun, maka pelaksanaan harus ditunda. Makanya, seketika itu juga langsung diumumkan,” katanya, Selasa (05/09/2023) tadi.
Walaupun terjadi penundaan, paparnya, namun rencana itu nanti tetap akan berlanjut. Namun, kapan waktu pastinya, tentu harus menunggu izin.
“Kita tunggu izinnya dahulu. Kalau sudah keluar, baru kita lakukan. Karena mengenai izin untuk ini, dinas sebelumnya juga sampai harus mengecek ke Mendagri. Ternyata, prosesnya malah harus menunggu dari provinsi,” paparnya.
Untuk peserta yang sebelumnya sudah mendaftar di hari pertama atau tanggal 4, lanjutnya, itu tetap terdata. Artinya, saat ada pembukaan, bisa dilakukan pengecekan ulang, apakah peserta telah terdaftar atau belum.
Baca juga :
“Untuk yang sudah terlanjur mendaftar, itu tidak ada masalah,” imbuhnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pertanggal 4 hingga 10 September 2023, Dinkes membuka pendaftaran untuk tenaga BLUD. Untuk persyaratan umum, yaitu seperti berusia 18 sampai dengan 35 tahun. Sementara jika berusia di atas 35 tahun sampai dengan 40 tahun, maka harus disertai surat keterangan bekerja minimal 5 tahun. Termasuk, beberapa persyaratan lain.
Kemudian persyaratan bagi Nakes, diantaranya seperti berijazah S-1 profesi kedokteran bagi dokter dan dokter gigi. Berijazah D-III/S1/D-IV bagi jabatan nutrisionis, promosi kesehatan dan ilmu perilaku, tenaga sanitasi lingkungan dan perawat.
Selain itu, berijazah D-III bagi jabatan bidan, perekam medis, pranata laboratorium kesehatan, terapis gigi dan mulut, dan asisten apoteker. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi yang berwenang atau Surat Tanda Registrasi (STR) dan bukan internship sesuai jabatan yang dilamar serta masih berlaku pada saat pelamaran, dibuktikan dengan tanggal masa berlaku yang tertulis pada Surat Tanda Registrasi.
Lalu untuk tenaga administrasi, dijelaskan berijazah minimal SMA/SMK/D-III/S1/D-IV bagi tenaga administrasi. Kemudian juga, termasuk menguasai MS-Office.
Untuk pelamar mengupload semua berkas pada link https://bit.ly/RekrutBLUD dan wajib memiliki email yang masih berlaku (dokumen unggah merupakan file pdf/jpg/jpeg). Pelamar melakukan unggah dokumen asli sesuai persyaratan yang telah ditentukan. Pengumuman dan Pendaftaran Penerimaan dapat dilihat pada website Dinas Kesehatan dinkes.malangkab.go.id atau Instagram @dinkesmalangkab. (sit)
- Kabupaten Malang1 minggu
Menteri Desa PDTT dan Bupati Malang Resmikan PT LKM Artha Desa sekaligus Pelepasan Ekspor Anggrek
- Kabupaten Malang4 minggu
Jalan Sehat PGRI dan HGN, Bupati Malang Ajak Guru Berkontribusi Majukan Pendidikan di Kabupaten Malang
- Kabupaten Malang3 minggu
50 Anggota DPRD Kabupaten Malang Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
- Kabupaten Malang4 minggu
Peringatan Hari Veteran dan HUT RI, Bupati Malang Meriahkan Jalan Sehat
- Kabupaten Malang4 minggu
Dinkes Kabupaten Malang Cover 30 Ribu Jaminan Kesehatan Warga Miskin dengan Dana Bagi Hasil Cukai
- Kabupaten Malang4 minggu
Dinkes Kabupaten Malang Maksimalkan Ruang Operasi RSUD Ngantang dengan Anggaran DBHCHT
- Kabupaten Malang2 minggu
Hadiri Jambore Kader Kesehatan Dinkes, Bupati Malang Gelontor Insentif dan Targetkan Penurunan Stunting
- Kabupaten Malang2 minggu
Stunting dan Angka Kematian Ibu-Bayi Turun, Bupati Sanusi Janjikan Kenaikan Insentif Kader Kesehatan Kabupaten