Komunikasi Sosial

Peduli Kaum Duafa dan Anak Yatim, Komunitas PAY Berikan Santunan

Diterbitkan

-

Peduli Kaum Duafa dan Anak Yatim, Komunitas PAY Berikan Santunan

Memontum Malang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Komunitas Peduli Anak Yatim (PAY) memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut juga telah menjadi agenda rutin Komunitas PAY yang digelar setiap bulan suci Ramadhan. Setidaknya, ada sekitar 100 kaum dhuafa dan 50 anak yatim yang berkesempatan mendapatkan bantuan dan santunan ini.

Founder Komunitas PAY, Bahtiar Arif mengatakan, dalam hal ini pihaknya berupaya untuk menyalurkan santunan langsung kepada kaum duafa dan anak yatim tanpa melalui panti asuhan. Dimana dengan hal itu, bantuan yang diberikan, diharapkan lebih tepat sasaran.

“Memang kami sengaja tidak menyalurkan santunan yang diberikan donatur ini bukan kepada kaum duafa dan anak yatim yang ada di panti asuhan. Sebab, dari pantauan kami, biasanya kalau panti asuhan itu sudah banyak menerima bantuan. Jadi kami berharap bantuan ini agar lebih tepat sasaran saja,” ujar Bahtiar, Selasa (19/5/2020).

Sementara itu, ada beberapa titik di Kabupate Malang yang menjadi sasaran Komunitas PAY dalam menyalurkan santunan ini. Yakni di Kecamatan Dampit, Sumawe, Bantur, Kepanjen dan Sumberpucung. Dimana setiap paket bantuan tersebut, jika dinominalkan sebesar Rp 100 ribu, dan diberikan ke dalam bentuk Sembako, uang, jilbab, masker dan beberapa item lainnya.

“Kalau yang di Kota Malang ada dua titik, itu di wilayah Sukun dan Gadang. Santunannya kita satukan ke dalam satu paket parcel, dan juga ada yang berupa uang tunai,” imbuh dia.

Advertisement

Selain memberikan santunan, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, pihaknya juga memberikan pembelajaran edukatif seperti ilmu pengetahuan umum dan beberapa ilmu pendidikan lainnya.

“Terkadang kami juga menghadirkan pemateri untuk sedikit mengedukasi anak yatim ini dan orang tuanya. Terkadang kami juga memberi pemahaman, agar anak yatim ini mau untuk menjadi seorang penghafal Al-Quran,” jelas Bahtiar.

Dirinya berharap, bantuan yang diberikan ini bisa sedikit membantu meringankan beban para kaum duafa dan anak yatim. Sementara itu, sebagai informasi, dalam kesempatan ini, pihak Komunitas PAY juga mendeklarasikan perubahan namanya menjadi Genggaman Yatim dan Duafa.

“Kami juga mendeklarasikan perubahan nama komunitas kami menjadi Genggaman Yatim dan Duafa. Selain itu kami juga tengah dalam proses legalitas, agar komunitas ini bisa menjadi sebuah lembaga atau yayasan,” pungkasnya. (iki/yan)

 

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas