Kabupaten Malang
Wilayah Malang Barat selain Jabung, Tetap Jadi Konsentrasi Penghasil Susu Sapi Perah

Memontum Malang – Peternakan merupakan salah satu sektor yang tidak terlalu berdampak secara signifikan akan adanya pandemi Covid-19. Tercatat, hanya ternak yang tergolong unggas, yang mengalami fluktuasi. Namun, untuk susu yang dihasilkan dari sapi perah, cenderung stabil dan bahkan mengalami peningkatan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Nurcahyo, mengatakan bahwa di Kabupaten Malang terdapat empat titik utama penghasil susu sapi perah. “Di wilayah Kabupaten Malang, sapi perah paling banyak ada di Pujon, Ngantang, Kasembon dan Jabung. Ini merupakan sentra-sentra untuk populasi sapi perah,” kata Nurcahyo, Kamis (10/03/2022).
Dirinya juga mengatakan, bahwa prioritas pembangunan untuk peningkatan ekonomi di Kabupaten Malang, salah satunya yaitu di bidang peternakan. “Jargon Kabupaten Malang yakni Malang Makmur atau yang berarti kemandirian. Jadi, kemandirian inilah yang menjadi prioritas kami, bagaimana para peternak ini mampu untuk menyiapkan atau memilih bibitnya dengan bagus dan bisa membuat pakannya sendiri,” tambahnya.
Baca juga :
- Usia Bendungan Lahor hampir 50 Tahun, PJT I Tutup Akses Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus
- Peringatan Hari Koperasi, Bupati Malang Ajak Bangun Koperasi yang Sehat, Transparan, Inovatif dan Bermanfaat
- Pelantikan DPD dan DPC HKTI, Wabup Malang Dorong Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pertanian
- Anggaran Perjalanan Dinas di ‘Putra Mahkota’ Tembus Rp 1,5 Miliar, Dua Paket sebut Nama DPRD
- Wujudkan Indonesia Swasembada Gula, Bupati Malang Dampingi Wamenko Tinjau Produsen Gula
Nurcahyo juga memaparkan, bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas susu yang beredar. “Kalau kualitasnya bagus, maka harganya juga meningkat. Tentunya, susu perah yang bagus dihasilkan dari pakan yang higienis dan manajemen yang baik,” terangnya.
Dirinya juga menjelaskan, sampai saat ini total susu perah yang dihasilkan di Kabupaten Malang dalam sehari bisa mencapai 440 ribu ton. “Jadi, kalau di Pujon 121 ribu ton, Ngantang 105 ribu ton, Kasembon 15 ribu Ton, Jabung 58 ton. Kemudian yang lainnya berkisar 5 ribu ton hingga 3 ribu ton,” terangnya. (cw1/sit)

Kabupaten Malang3 mingguKolaborasi Pemkab Malang dan PT BSI Hadirkan Layanan Jasa Perbankan Berprinsip Syariah
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang bersama Bank Tanah dan Kementrian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Redistribusi Tanah
Kabupaten Malang4 mingguHadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia
Kabupaten Malang4 mingguPemkab Malang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Kabupaten Malang4 mingguDispendik Kabupaten Malang Dukung Gelaran Program Pancasila Goes to School BPIP
Kabupaten Malang3 mingguRakor Perubahan RKP DBHCHT, Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Manfaat untuk Masyarakat
Kabupaten Malang3 mingguSekda Budiar Sebut Manfaat dan Keberhasilan Proyek Upland di Kabupaten Malang
Kabupaten Malang3 mingguDispendik Kabupaten Malang Lepas Kontingen O2SN, Harap Raih Prestasi untuk Amankan Tiket Nasional


















