Kabupaten Malang
Wilayah Malang Barat selain Jabung, Tetap Jadi Konsentrasi Penghasil Susu Sapi Perah

Memontum Malang – Peternakan merupakan salah satu sektor yang tidak terlalu berdampak secara signifikan akan adanya pandemi Covid-19. Tercatat, hanya ternak yang tergolong unggas, yang mengalami fluktuasi. Namun, untuk susu yang dihasilkan dari sapi perah, cenderung stabil dan bahkan mengalami peningkatan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Nurcahyo, mengatakan bahwa di Kabupaten Malang terdapat empat titik utama penghasil susu sapi perah. “Di wilayah Kabupaten Malang, sapi perah paling banyak ada di Pujon, Ngantang, Kasembon dan Jabung. Ini merupakan sentra-sentra untuk populasi sapi perah,” kata Nurcahyo, Kamis (10/03/2022).
Dirinya juga mengatakan, bahwa prioritas pembangunan untuk peningkatan ekonomi di Kabupaten Malang, salah satunya yaitu di bidang peternakan. “Jargon Kabupaten Malang yakni Malang Makmur atau yang berarti kemandirian. Jadi, kemandirian inilah yang menjadi prioritas kami, bagaimana para peternak ini mampu untuk menyiapkan atau memilih bibitnya dengan bagus dan bisa membuat pakannya sendiri,” tambahnya.
Baca juga :
- Meriahkan HUT Desa Ngabab, Wabup Malang Beri Apresiasi Perjalanan Panjang Desa Harmonis dan Berbudaya
- Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Malang Rakor Pelaksanaan Pengelolaan BLUD Puskesmas dan RSUD
- Wabup Malang Buka Program Skrining RHD dan Berharap Miliki Manfaat Besar untuk Generasi Muda
- Pemkab Malang Raih Opini WTP Ke-12 dari BPK RI
- Bupati Malang dan Kepala OPD Salat Idul Adha di Desa Pagersari Ngantang, Wabup Salat di Pujon
Nurcahyo juga memaparkan, bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas susu yang beredar. “Kalau kualitasnya bagus, maka harganya juga meningkat. Tentunya, susu perah yang bagus dihasilkan dari pakan yang higienis dan manajemen yang baik,” terangnya.
Dirinya juga menjelaskan, sampai saat ini total susu perah yang dihasilkan di Kabupaten Malang dalam sehari bisa mencapai 440 ribu ton. “Jadi, kalau di Pujon 121 ribu ton, Ngantang 105 ribu ton, Kasembon 15 ribu Ton, Jabung 58 ton. Kemudian yang lainnya berkisar 5 ribu ton hingga 3 ribu ton,” terangnya. (cw1/sit)

Kabupaten Malang4 mingguPerketat Akses Bendungan Lahor, PJT I Siapkan Mitigasi Risiko Jangka Panjang
Kabupaten Malang3 mingguWabup Malang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Gangguan Tumbuh Kembang Anak dan Disabilitas
Kabupaten Malang3 mingguPenguatan Integritas dan Kepercayaan Publik ke Sekolah, Dispendik on The Road Digelar di Ngantang
Kabupaten Malang2 mingguBupati Malang Panen Melon Berkualitas Ekspor dan Dorong Masyarakat Tingkatkan Swasembada Pangan
Kabupaten Malang3 mingguDPRD Kabupaten Malang Tekankan Pentingnya Peran Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kabupaten Malang2 mingguDPRD Kabupaten Malang Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Via Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Malang3 mingguBupati Malang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Turen
Kabupaten Malang2 mingguLihat Langsung Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Kunjungi Puskesmas Ngajum dan Kromengan


















